Sekilas Info

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh 28–30 November, Hujan Lebat Hingga Angin Kencang

BANDA ACEH | BumpNews.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku pada 28 hingga 30 November 2025. Peringatan ini disampaikan menyusul terbentuknya EX-Siklon tropis SENYAR di wilayah perairan Timur Aceh Timur serta indeks Dipole Mode bernilai negatif yang memicu peningkatan aktivitas konvektif di kawasan Indonesia bagian barat, khususnya Aceh.

Selain itu, BMKG menyebut keberadaan gelombang Kelvin, Rossby Ekuatorial, serta belokan angin yang terpantau di wilayah Aceh turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.

Berikut wilayah yang diprakirakan terdampak hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai angin kencang:

28 November 2025:
Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Lhokseumawe, Nagan Raya, Pidie, Simeulue.

29 November 2025:
Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue.

30 November 2025:
Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Pidie, Subulussalam.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan genangan air, terutama di wilayah yang masuk dalam daftar terdampak.

Masyarakat yang tinggal di lereng pegunungan dan sekitar aliran sungai diminta berhati-hati, terutama bila terlihat awan hitam pekat atau hujan mulai turun secara terus menerus. BMKG menekankan pentingnya menghindari daerah rawan longsor dan aliran sungai saat kondisi hujan intensitas sedang hingga lebat.

Peringatan dini ini ditandatangani oleh Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh pada 28 November 2025.