Sejak Pagi Hari, BPBD Aceh Barat Berjibaku Padamkan Karhutla di Tiga Kecamatan
ACEH BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat terus berjibaku sejak pagi hari memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di tiga kecamatan mulai dari Sabtu (5/7/2025) siang. Hingga Minggu sore (6/7/2025), api telah membakar sedikitnya 9 hektar lahan.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, T. Ronal Nehdiansyah, SP., M.IL., mengatakan bahwa titik-titik kebakaran tersebar di Kecamatan Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, dan Woyla Barat.
“Kami menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Mako BPBD serta tim pemadam dari pos damkar di arongan lambalek dan Woyla. Fokus utama kami adalah pengendalian api agar tidak meluas ke permukiman warga,” ungkap Ronal dalam keterangannya, Minggu malam.
Adapun rincian lokasi dan luas lahan yang terbakar meliputi, Kecamatan Johan Pahlawan: Gampong Lapang dan Suak Raya ± 6 hektar, Kecamatan Arongan Lambalek: Gampong Karang Hampa ± 2 hektar, Kecamatan Woyla Barat: Gampong Mon Pasong ± 1 hektar
"Kondisi saat ini, beberapa titik sudah berhasil dikendalikan. Di Gampong Suak Raya dan Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, api telah berhasil dipadamkan. Di Karang Hampa, penanganan telah mencapai 90 persen. Sementara di Mon Pasong, Woyla Barat, proses pemadaman masih berlangsung," ujar Ronal.
Penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya sulitnya sumber air, medan yang sulit dilalui, dan tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran api. Meski begitu, upaya terus dilakukan dengan mengerahkan armada dan personel dari berbagai unsur.
BPBD Aceh Barat mengerahkan 1 unit armada D-Max, 1 unit armada Mako BPBD, 1 unit panther pick-up, serta dua unit mesin pemadam jenis Kohler dan Excel. Unsur yang terlibat dalam penanganan ini meliputi tim Mako BPBD, Damkar Pos Arongan Lambalek, Damkar Pos Woyla, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar.
Tim Pusdalops mencatat bahwa pada Minggu sore pukul 17.45 WIB, operasi pemadaman dihentikan sementara karena kondisi yang tidak memungkinkan. Operasi lanjutan direncanakan kembali dilakukan setelah kondisi memungkinkan.
Kebakaran lahan ini menyebabkan gangguan terhadap aktivitas dan kenyamanan warga di sekitar lokasi kejadian. Asap tebal dan kobaran api membuat warga khawatir akan meluasnya dampak karhutla ke area permukiman.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat munculnya titik api di sekitarnya. "Peran serta masyarakat dalam deteksi dini sangat penting untuk mencegah karhutla meluas," pungkas Ronal.









Komentar