Mahasiswa Ilmu Komunikasi Gelar Green Culture Festival untuk Tingkatkan Kesadaran Lingkungan
Aceh Barat, BumpNews.ID – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Teuku Umar menggelar kegiatan Green Culture Festival di Desa Langgung, Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat, selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (6–7/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai program edukasi dan aksi sosial yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta minimnya pengelolaan sampah. Selain itu, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan budaya juga dinilai masih terbatas. Hasil wawancara dengan sejumlah pemuda dan warga setempat menunjukkan bahwa kegiatan bertema lingkungan dan budaya masih jarang dikemas secara menarik sehingga kurang mendapat perhatian, terutama dari kalangan remaja.
Rangkaian Green Culture Festival dimulai pada Sabtu pagi dengan kegiatan edukasi lingkungan yang disampaikan oleh Sukma Aria Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, serta peran generasi muda dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon yang melibatkan aparatur Desa Langgung dan masyarakat setempat. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya penghijauan untuk menciptakan kawasan yang lebih asri dan nyaman bagi masyarakat.
Pada sore harinya, mahasiswa bersama masyarakat mengikuti senam sehat kreatif. Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga desa.
Memasuki hari kedua, Green Culture Festival ditutup dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan masyarakat dan mahasiswa. Sejak pagi, peserta bersama-sama membersihkan lingkungan desa dan sejumlah fasilitas umum. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai mampu menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
M. Yusuf Alyuza selaku Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Green Culture Festival dirancang sebagai upaya menggabungkan edukasi lingkungan dengan aktivitas yang bersifat partisipatif sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap kesadaran yang tumbuh selama kegiatan dapat terus berlanjut setelah acara berakhir,” ujarnya.
Green Culture Festival menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis lingkungan. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, aparatur desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan di Desa Langgung.









Komentar