Moment Menarik di CFD, BPBD Aceh Barat Bagikan Stiker Nomor Layanan Darurat
ACEH BARAT — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana dan situasi darurat, dengan membagikan stiker berisi informasi nomor layanan darurat kebencanaan dan pemadam kebakaran. Upaya ini dinilai sebagai strategi penting dan relevan, mengingat tingginya potensi bencana alam maupun non-alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah tersebut.
Pembagian stiker dilakukan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, SP., M.IL, bersama sejumlah petugas BPBD. Kegiatan ini dilaksanakan dalam momentum Car Free Day perdana Kabupaten Aceh Barat yang dipusatkan di Kota Meulaboh. Momen ini dipilih karena menjadi wadah berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan, sehingga pesan dan informasi yang disampaikan dapat menjangkau lebih luas dan efektif.
Stiker layanan darurat tersebut disebarluaskan tidak hanya kepada warga yang hadir dalam kegiatan Car Free Day, tetapi juga didistribusikan secara khusus ke empat pos pemadam kebakaran yang tersebar di beberapa kecamatan, yaitu Meureubo, Kaway XVI, Arongan Lambalek, dan Woyla. Tujuannya adalah agar setiap wilayah memiliki akses informasi yang sama dan bisa merespons situasi darurat dengan cepat.
Menurut Teuku Ronald Nehdiansyah, pentingnya informasi layanan darurat yang mudah diakses masyarakat merupakan bagian dari pembangunan budaya siaga bencana. Ia menekankan bahwa kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat adalah faktor kunci dalam mengurangi risiko korban dan kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana.
“Langkah kecil seperti pembagian stiker ini memiliki dampak yang besar. Ketika masyarakat mengetahui nomor yang dapat dihubungi saat terjadi kebakaran, banjir, atau kondisi darurat lainnya, maka proses penanganan bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Ini bagian dari edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat,” ujar Ronald.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa stiker yang dibagikan mencantumkan nomor layanan darurat terbaru, yaitu 0811-689-1171, menggantikan nomor layanan lama yang sebelumnya menggunakan operator Telkom Flexy, yang kini sudah tidak lagi aktif. Nomor baru tersebut diharapkan bisa langsung tersimpan di ponsel masyarakat, sehingga dapat digunakan kapan saja saat dibutuhkan.
Selain stiker, BPBD Aceh Barat juga membagikan pensil edukatif bertuliskan “Sahabat Tangguh”. Atribut ini bukan sekadar alat tulis, melainkan simbol dari pesan keberdayaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana. BPBD ingin menanamkan semangat bahwa setiap individu dapat menjadi “sahabat tangguh” yang siap siaga, saling membantu, dan tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi musibah.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga merupakan bentuk pendekatan humanis dari pemerintah daerah kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, BPBD Aceh Barat berharap dapat terus memperkuat keterlibatan publik, membangun kepercayaan, serta meningkatkan literasi kebencanaan di semua lapisan masyarakat.









Komentar