Deli Serdang Segera Miliki Kota Mandiri Bekala
Pancur Batu | BumpNews.ID – Kabupaten Deli Serdang segera memiliki kawasan kota mandiri baru bernama Kota Mandiri Bekala (Cluster Hevea) yang berlokasi di Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu.
Launching pembangunan kawasan tersebut dilakukan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS bersama Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua, Risqi Aswaransyah Pratama, Sabtu (13/9/2025).
Wabup menegaskan, pembangunan kota mandiri itu sejalan dengan visi misi Pemkab Deli Serdang bersama Bupati Asri Ludin Tambunan, yakni mewujudkan daerah sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.
“Visi Deli Serdang hadir di Kuala Bekala, yaitu menciptakan pemukiman sehat, bersih, dan terintegrasi,” kata Lom Lom.
Ia menjelaskan, kawasan hunian modern tersebut diharapkan menjadi pusat kehidupan baru dengan infrastruktur terpadu, fasilitas pendidikan, kesehatan, ruang terbuka hijau, sarana sosial, dan pusat perekonomian.
Pemkab, lanjutnya, mendukung penuh pembangunan itu. Bahkan, masyarakat luar daerah yang ingin membeli rumah dan menjadi warga Deli Serdang dapat langsung mengurus perpindahan identitas di Kantor Camat Pancur Batu.
Melalui program Cepat, Transparan, Mudah (CTM), proses administrasi bisa selesai hanya dalam satu jam.
Pada kesempatan itu, Wabup juga mengapresiasi PT Propernas Nusa Dua yang menghadirkan 30 ribu unit rumah di Kota Mandiri Bekala. Jumlah serupa juga akan dibangun oleh Real Estate Indonesia (REI) Sumut.
Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua, Risqi Aswaransyah Pratama, menyebut Kota Mandiri Bekala dirancang dengan konsep New Township yang ramah lingkungan, hijau, dan terintegrasi. Pembangunan ini juga mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto dalam penyediaan 3 juta rumah.
“Kami siap mendukung program tersebut. Di lokasi ini, insyaAllah bisa terealisasi 30 ribu rumah,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan kota mandiri diyakini memberi dampak positif, baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Bahkan, tahun ini saja pihaknya telah menyumbang hampir Rp1 miliar dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ke daerah.









Komentar