Sekilas Info

Karhutla Aceh Selatan Masuk Status Darurat, BPBD Aceh Barat Kirim Personil Bantu Proses Pemadaman

ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penanggulangan bencana.

Menyusul penetapan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Selatan akibat terbakarnya lahan seluas ±65 hektare, BPBD Aceh Barat telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Karhutla ke lokasi terdampak.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas antar daerah. Ia menegaskan, hubungan baik antar kabupaten harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama saat ada musibah yang melanda.

“Itu bentuk solidaritas, jadi hubungan daerah. Apalagi Bang Mirwan, Bupati Aceh Selatan, adalah sahabat saya. Kita melihat mereka sedang ditimpa musibah, maka kita kirim 12 orang ke sana untuk ikut membantu. Semoga musibah di Aceh Selatan segera tertangani,” ujar Tarmizi.

Pengiriman tim dilakukan pada Minggu, 24 Agustus 2025, atas instruksi langsung Bupati Aceh Barat. Sebanyak 12 personel TRC diberangkatkan menuju Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan, untuk bergabung bersama tim gabungan dalam operasi pemadaman api.

Plt Kalaksa BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, SP., M.I.L, menjelaskan bahwa tim dilengkapi dengan sejumlah peralatan pendukung, antara lain:

  • 2 unit mobil double cabin
  • 2 unit mesin pompa portable beserta selang
  • 1 unit drone pemantau
  • 1 unit motor trail

“Semoga kehadiran tim TRC Karhutla BPBD Aceh Barat dapat membantu mempercepat proses pemadaman, sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Teuku Ronald.

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat terus berupaya melakukan pendinginan di titik-titik yang masih berasap.

Kondisi di lapangan cukup menantang karena lahan yang terbakar didominasi oleh semak belukar dan lahan gambut.

Pemerintah Aceh Barat berharap sinergi antar daerah dapat memperkuat upaya penanganan karhutla, sekaligus menjadi bentuk nyata solidaritas dalam menghadapi bencana di Aceh.