Sekilas Info

Anutin Charnvirakul, dari Penggerak Legalisasi Ganja hingga Perdana Menteri Thailand

Anutin Charnvirakul adalah anak dari politikus sekaligus pengusaha yang pernah menjadi perdana menteri sementara Thailand Chavarat Charnvirakul. (REUTERS/Patipat Janthong)

Bangkok | BumpNews.ID – Anutin Charnvirakul resmi terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand setelah memperoleh dukungan mayoritas dari parlemen pada Jumat (5/9/2025).

Keputusan itu diambil sepekan setelah pengadilan memutuskan memberhentikan Paetongtarn Shinawatra dari jabatannya.

Anutin, 58 tahun, sebelumnya dikenal sebagai Menteri Kesehatan yang mendorong legalisasi ganja pada 2022. Karier politiknya dimulai bersama Partai

Thai Rak Thai yang didirikan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, sebelum kemudian membangun basis kekuatan melalui Partai Bhumjaithai.

Langkah Anutin menuju kursi perdana menteri menguat sejak Juni lalu, ketika Bhumjaithai menarik diri dari koalisi pemerintahan Pheu Thai pasca bocornya rekaman telepon yang mengguncang politik nasional.

Sejak itu, ia bergerak cepat menjalin komunikasi dengan oposisi dan menunggu momentum hingga posisi kepala pemerintahan kosong.

Pada Pemilu 2023, Bhumjaithai hanya meraih 70 kursi dari 500. Meski sebelumnya berperan sebagai mitra junior Pheu Thai, kali ini partai tersebut tampil sebagai poros baru yang mampu menjembatani kepentingan kelompok konservatif, keluarga politik daerah, serta membuka ruang dukungan dari Partai Rakyat penerus Move Forward.

Pengamat politik Napon Jatusripitak menilai Anutin sebagai sosok pragmatis yang memiliki kesamaan dengan Thaksin Shinawatra, namun tetap dikenal sebagai seorang royalist.

“Kini ia menempatkan partainya sebagai penjaga paling kredibel bagi kepentingan konservatif Thailand,” ujarnya.

Lahir dari keluarga politisi sekaligus pengusaha konstruksi, Anutin sempat memimpin perusahaan keluarga, Sino-Thai, sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Kesehatan pada 2004.

Ia terkena larangan politik selama lima tahun setelah Partai Thai Rak Thai dibubarkan pada 2007, lalu kembali ke panggung politik sebagai Ketua Bhumjaithai pada 2012.

Di luar politik, Anutin dikenal sebagai kolektor jimat Buddha dan penggemar penerbangan. Ia kerap menerbangkan pesawat kecil miliknya untuk misi sosial, termasuk pengiriman organ darurat.

Kini, tantangan besar menanti kepemimpinannya, mulai dari perlambatan ekonomi, meningkatnya ketegangan dengan Kamboja akibat konflik perbatasan berdarah, hingga ancaman instabilitas politik yang masih membayangi Thailand.

Editor: Nashar
Sumber: Reuters.com