Ramadan Tanpa Rumah dan Masjid, Gaza Bertahan di Tengah Kehancuran
Gaza Palestina | BumpNews.ID – Ramadan tahun ini datang dengan luka mendalam bagi warga Jalur Gaza. Pada Rabu, 18 Februari 2026 lalu, warga Palestina terpaksa menjalani ibadah di tengah reruntuhan, setelah banyak rumah dan masjid hancur akibat serangan Israel.
Di jalur Gaza suasana Ramadan jauh dari suasana khusyuk seperti tahun-tahun sebelumnya.
Warga terlihat mendatangi puing-puing masjid atau mendirikan tempat salat darurat dari terpal dan kayu untuk melaksanakan ibadah.
Mengutip Reuters, kubah Masjid al‑Hassaina kini telah runtuh. Bangunan yang dulu berdiri megah itu berubah menjadi tumpukan puing dan debu.
Halaman masjid yang sebelumnya dipenuhi jemaah, kini menjadi tempat bertahan hidup. Sejumlah keluarga terlihat tidur, memasak, dan menjemur pakaian di antara sisa-sisa bangunan.
Meski berada dalam keterbatasan dan kehilangan, warga tetap berusaha menjalankan ibadah Ramadan.
Di tengah kehancuran, puing-puing masjid menjadi saksi keteguhan mereka menjaga iman di tengah konflik yang belum berakhir.









Komentar