Sekilas Info

Gelar Konda, Muhammad Syukur Terpilih Nahkodai PII Aceh Barat

ACEH BARAT | BumpNews.ID – Semangat regenerasi dan penguatan gerakan pelajar mewarnai pelaksanaan Konferensi Daerah (Konda) Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Aceh Barat yang berlangsung khidmat dan demokratis. Forum tertinggi organisasi di tingkat daerah tersebut menetapkan Muhammad Syukur sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah PII Aceh Barat periode 2026–2028.

Terpilihnya Muhammad Syukur menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PII Aceh Barat dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah pembinaan, pengembangan kapasitas, serta pengkaderan pelajar Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Konda yang diikuti kader dan delegasi pelajar dari berbagai wilayah di Aceh Barat itu tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi serta perumusan arah gerakan PII untuk dua tahun ke depan.

Dalam pidato perdananya usai ditetapkan sebagai ketua umum, Muhammad Syukur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta konferensi. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi secara kolektif dan mengedepankan semangat kolaborasi.

“PII Aceh Barat harus menjadi rumah besar bagi pelajar yang ingin berkembang, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas pelajar, serta memperluas peran organisasi dalam menjawab berbagai persoalan kepelajaran dan keumatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya intelektual di kalangan pelajar melalui forum diskusi, pelatihan kepemimpinan, penguatan literasi, serta berbagai program pemberdayaan yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.

Selain menetapkan ketua umum baru, Konferda turut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi landasan gerak organisasi selama masa kepengurusan 2026–2028. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan sistem kaderisasi, peningkatan sinergi dengan berbagai pihak, hingga perluasan ruang partisipasi pelajar dalam pembangunan sosial dan keagamaan.

Para peserta konferensi berharap kepemimpinan Muhammad Syukur mampu membawa PII Aceh Barat semakin aktif, progresif, dan tetap konsisten menjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai organisasi pelajar Islam yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa, PII terus berupaya mempertahankan tradisi intelektual dan kepemimpinan yang menjadi ciri khasnya. Di bawah kepemimpinan baru, PII Aceh Barat diharapkan semakin solid dalam mencetak kader-kader pelajar yang berintegritas, berwawasan luas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan umat.