PUPR Aceh Barat Tingkatkan Jalan Ie Sayang–Alue Keumuneng
Meulaboh | BumpNews.ID - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman.
Salah satu program yang sedang berjalan adalah peningkatan ruas jalan penghubung Gampong Ie Sayang menuju Alue Keumuneng, Kecamatan Woyla Barat.
Peningkatan jalan tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi kerusakan yang sebelumnya terjadi akibat tingginya curah hujan.
Kondisi jalan yang berlumpur dan dipenuhi lubang sempat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk akses pelajar menuju sekolah serta distribusi hasil pertanian ke pasar.
Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya pemerintah telah melakukan penanganan darurat agar jalur tersebut tetap dapat dilalui masyarakat.
"Penanganan sementara dilakukan dengan pembuatan saluran drainase di sisi jalan, pembersihan lumpur, serta penimbunan menggunakan material batu untuk memperbaiki kondisi badan jalan," ujar Beni, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, pada tahun anggaran 2026 pemerintah meningkatkan status penanganan ruas jalan tersebut menjadi pekerjaan pengaspalan guna memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi pengguna jalan.
Pekerjaan peningkatan jalan Ie Sayang–Alue Keumuneng dilaksanakan oleh CV Surya Belantara Indo Niaga dengan sumber pendanaan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2026.
Nilai anggaran proyek mencapai Rp479,6 juta dengan panjang penanganan sekitar 200 meter dan lebar aspal 4 meter.
Beni menyebutkan bahwa progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 50 persen. Sebelum memasuki tahap pengaspalan, sejumlah pengujian teknis, termasuk sand cone test, akan dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi sesuai standar yang ditetapkan.
Untuk menjamin transparansi dan mutu pekerjaan, Dinas PUPR Aceh Barat juga melibatkan Kejaksaan Negeri Aceh Barat dalam pendampingan hukum selama pelaksanaan proyek berlangsung.
"Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis kontrak serta dapat diselesaikan tepat waktu," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan infrastruktur jalan yang memadai sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pedalaman.
"Ruas jalan tersebut merupakan jalur utama mobilitas warga sekaligus akses distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat antarwilayah," tutupnya.*









Komentar