Sekilas Info

Aceh Singkil Perjuangkan Perluasan Jaringan Listrik Hingga Pelosok 3T

Foto: Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil Syam’un Nasution hadir untuk mengawal sejumlah usulan pembangunan infrastruktur kelistrikan daerah di kantor PLN Banda Aceh.(dok Pribadi)

SINGKIL | BUMPNEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengusulkan perluasan jaringan listrik ke sejumlah wilayah pelosok, termasuk sekolah di kawasan Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T). Usulan itu disampaikan dalam forum Sinkronisasi Usulan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) Provinsi Aceh di Kantor PLN Aceh, Banda Aceh, 8–9 Oktober 2026.

Mewakili Bupati Aceh Singkil Syafriadi Oyon, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil Syam’un Nasution hadir untuk mengawal sejumlah usulan pembangunan infrastruktur kelistrikan daerah.

Syam’un mengatakan usulan tersebut mencakup perluasan jaringan listrik, pembangunan mini grid, penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individu berikut baterai, serta Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat kurang mampu.

“Alhamdulillah, usulan dari Pemkab Aceh Singkil sudah kita sampaikan secara resmi dalam forum ini. Dinas Perhubungan akan terus mengawal dan mendukung penuh keberlanjutan program ini,” kata Syam’un melalui pesan tertulisnya kepada AJNN Kamis, 8 Oktober 2026.

Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya mengusulkan sambungan listrik untuk permukiman warga. Sekolah-sekolah di wilayah 3T juga menjadi perhatian karena sebagian belum mendapat aliran listrik atau belum memiliki meteran listrik sendiri.

“Program ini difokuskan untuk menyasar sekolah-sekolah di wilayah 3T yang selama ini belum teraliri listrik atau belum memiliki meteran sendiri. Ini penting untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar,” ujarnya.

Syam’un mengatakan pengusulan program tersebut ditargetkan dapat direalisasikan dalam periode 2026–2027. Pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak berhenti pada perluasan jaringan, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara memadai.

Ia menyebut sinergi pemerintah daerah dengan Kementerian ESDM dan PLN menjadi kunci agar usulan tersebut dapat direalisasikan.

“Harapan Bapak Bupati, makin banyak masyarakat di pelosok Aceh Singkil yang merasakan manfaat dari program listrik desa ini,” kata Syam’un.

Forum sinkronisasi tersebut diikuti perwakilan 23 kabupaten/kota se-Aceh. Hadir pula Direktur Kementerian ESDM beserta jajaran, pimpinan PLN Aceh, Pimpinan UP3 PLN Subulussalam, serta para manajer unit PLN Aceh Singkil.*