Tekad Herianto Solin Menuntaskan Pekerjaan di Kampong Lae Ikan
Subulussalam | BumpNews.ID - Kontestasi Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, kembali menghadirkan Herianto Solin sebagai calon kepala kampong.
Mantan kepala kampong periode 2017–2023 itu maju dengan nomor urut 1 dan akan bersaing dengan Suryadi Lingga, calon nomor urut 2.
Bagi Herianto, keputusannya kembali maju bukan sekadar mengikuti pesta demokrasi desa. Ia mengaku masih memiliki tanggung jawab untuk menuntaskan berbagai program pembangunan yang dinilai belum selesai.
Dalam perbincangan khusus usai pencabutan nomor urut, Herianto mengatakan keinginannya kembali memimpin Kampong Lae Ikan bukan tanpa alasan.
"Selain permintaan warga, masih banyak program yang penting dilanjutkan di desa yang berbatas langsung dengan Pakpak, Sumut ini," ujar Herianto.
Tekad itu kemudian diterjemahkan dalam visi mewujudkan Kampong Lae Ikan yang maju, religius, mandiri, aman, sejahtera, dan transparan.
Salah satu misi yang menjadi prioritas adalah membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat, budaya, dan kebersamaan.
Pada sektor ekonomi, Herianto ingin mendorong kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pertanian, peternakan, perikanan, serta pengembangan berbagai potensi kampong.
Ia juga berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah kampong, tokoh masyarakat, dan warga agar tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat harus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang merata, pelayanan publik yang berkualitas, serta peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan.
Pemberdayaan pemuda, perempuan, kelompok tani, dan seluruh lembaga kemasyarakatan juga menjadi perhatian. Herianto berharap seluruh unsur masyarakat semakin mandiri dan produktif.
"Pemerintahan desa yang terbuka, jujur, profesional dan akuntabel, mengedepankan transparansi soal penggunaan anggaran, pelayanan cepat dan keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan menjadi kata kunci," kata Herianto.
Ia menegaskan, perubahan hanya dapat diwujudkan jika masyarakat berani bergerak, bersatu, dan bekerja bersama. Menurutnya, tidak boleh larut mencari titik kelemahan siapa pun, termasuk pemimpin kampong.
Berbekal pengalaman memimpin selama satu periode, Herianto meyakini potensi Kampong Lae Ikan untuk menjadi kampong maju sangat terbuka. Ia optimistis cita-cita itu dapat diwujudkan pada periode 2026–2032.
"Bukan muluk-muluk, kolaborasi pemerintahan desa dengan unsur masyarakat yang ada semua bisa terwujud," nilainya, sebut kerja tulus dan ikhlas, modal pengabdian demi perbaikan, dan saatnya bersatu serta bersama bergerak menggapai cita-cita itu.
Menjelang Pilkampong Serentak pada 1 September 2026, Herianto mengajak seluruh masyarakat Lae Ikan menjaga suasana tetap kondusif.
Menurutnya, perbedaan pilihan tidak boleh memecah persaudaraan karena yang terpenting adalah membangun kampong dan membina masyarakat secara bersama-sama.

Komentar