Sekilas Info

Rotasi Sejumlah Pejabat Aceh Barat, Wabup: Jangan Salahgunakan Anggaran dan Jabatan

Aceh Barat | BumpNews.ID - Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil melantik, mengukuhkan, serta mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Teuku Umar Bapperida, Meulaboh, Jumat (13/3).

Dalam sambutannya, Said Fadheil mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi serta meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.

Ia menegaskan bahwa pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal guna mendorong percepatan realisasi program pembangunan dan penyerapan anggaran secara optimal.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita dituntut menerapkan sistem kerja yang baik, disiplin tinggi, transparan, bersih dan akuntabel, serta mengedepankan sikap kooperatif, loyalitas dan responsif terhadap dinamika perkembangan daerah,” kata Said.

Menurut dia, jabatan yang diemban bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan daerah. Karena itu, setiap pejabat diminta menjalankan amanah dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

Said juga mengingatkan para pejabat agar tidak menyalahgunakan anggaran maupun menjadikan jabatan sebagai sarana kepentingan pribadi. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi disiplin, kejujuran dan integritas dalam menjalankan tugas.

Ia menambahkan, pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan dievaluasi secara berkala setiap bulan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi.

“Pejabat yang tidak mampu mencapai target kinerja atau tidak jujur kepada pimpinan tentu tidak akan ditoleransi,” ujarnya.

Selain itu, Said menekankan pentingnya peran seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan 100 program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Program tersebut diharapkan dapat diterjemahkan dalam langkah kerja yang konkret, terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak boleh terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, diperlukan terobosan, inovasi dan kreativitas dalam mengelola serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Setiap perangkat daerah harus mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi daerah sebagai sumber daya strategis yang dikelola secara inovatif, transparan dan akuntabel,” katanya.

Selanjutnya 1 2