Sekilas Info

Warga Beutong Ateuh Keluhkan Jalan Berlumpur, Antar Jemput Anak Sekolah Jadi Kendala

Sejumlah anak-anak sekolah sedang berjalan di jalan berlumpur menuju ke sekolah

NAGAN RAYA | BumpNews.ID — Warga Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, masih harus berjuang dengan kondisi jalan berlumpur pasca bencana yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Hingga kini, akses jalan di sejumlah gampong belum mendapatkan penanganan maksimal, sehingga aktivitas masyarakat sehari-hari terus terganggu.

Keluhan tersebut disampaikan Hamiton, warga Gampong Kuta Teungoh, saat menjemput anaknya pulang sekolah, Sabtu (16/5/2026). Ia mengaku masyarakat terpaksa melintasi jalan berlumpur setiap hari, terutama saat mengantar dan menjemput anak sekolah.

“Beginilah aktivitas kami setiap pagi dan siang. Kami harus mengantar dan menjemput anak dalam kondisi jalan berlumpur,” ujar Hamiton.

Menurutnya, sudah lebih dari lima bulan masyarakat harus bertahan dengan kondisi jalan yang memprihatinkan. Tidak hanya aktivitas pendidikan yang terganggu, tetapi juga berbagai aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat lainnya ikut terdampak akibat sulitnya akses transportasi.

“Hampir lima bulan lebih kami melewati jalan ini dalam kondisi seperti sekarang. Bukan hanya antar jemput anak sekolah, tetapi aktivitas masyarakat lainnya juga sering terhambat karena jalan masih berlumpur,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki akses jalan yang rusak agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih baik. Hamiton menilai akses transportasi menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami berharap pemerintah segera menangani jalan kami. Jika belum bisa diaspal, setidaknya untuk tahap awal dapat dibantu pengerasan menggunakan serak agar lalu lintas masyarakat pasca pemulihan tidak terus terhambat,” pungkasnya.