PUPR Aceh Barat Genjot Infrastruktur Jalan di Pedalaman Arongan Lambalek
ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur, khususnya pada sektor transportasi darat yang menjadi tulang punggung pergerakan ekonomi masyarakat.
Pada tahun 2025 ini, pembangunan jalan di ruas Alue Bagok – Alue Batee, Kecamatan Arongan Lambalek, resmi dimulai. Proyek strategis tersebut dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), yang merupakan salah satu instrumen pendanaan untuk percepatan pembangunan di wilayah Aceh.
Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar memperbaiki jalur transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari rencana besar memperkuat keterhubungan antarwilayah di kawasan barat Aceh.
“Peningkatan jalan ini sangat penting untuk mempermudah akses masyarakat, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan pengembangan ekonomi kreatif desa. Ruas Alue Bagok ke Alue Batee merupakan jalur strategis bagi warga Kecamatan Arongan Lambalek, dan selama ini kondisinya kurang memadai,” jelas Beni saat meninjau lokasi pekerjaan, Senin (7/7/2025).
Proyek ini dikerjakan oleh CV. Surya Belantara Indo Niaga dengan nilai kontrak sebesar Rp934.414.000. Pekerjaan dimulai sejak 20 Juni 2025 dan direncanakan selesai pada 16 Desember 2025. Untuk menjamin kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian, pekerjaan ini diawasi oleh konsultan independen yang berkompeten di bidang konstruksi jalan.
Menurut Beni, pihaknya rutin turun langsung ke lapangan guna memastikan pengerjaan sesuai standar teknis, spesifikasi material, dan rencana waktu (time schedule) yang telah disepakati.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memiliki daya tahan jangka panjang. Prinsipnya, tidak sekadar membangun, namun memastikan keberlanjutan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan di masa depan,” tegasnya.
Jalan Alue Bagok – Alue Batee merupakan akses penting bagi masyarakat pedesaan, terutama petani dan pelaku usaha kecil. Selama ini, kondisi jalan yang rusak menghambat distribusi hasil pertanian seperti padi, kelapa, pinang, dan hasil kebun lainnya ke pusat-pusat pasar di Meulaboh maupun daerah tetangga.
Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan waktu tempuh antarwilayah akan berkurang signifikan, biaya transportasi menjadi lebih murah, dan daya saing produk lokal meningkat. Hal ini sekaligus membuka peluang masuknya investasi baru di sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata.
Warga setempat juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Abdul Latif, tokoh masyarakat Arongan Lambalek, menyebut bahwa selama ini mereka harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mengangkut hasil kebun karena kondisi jalan yang berlubang dan licin di musim hujan.
“Kalau jalannya sudah bagus, kami bisa menghemat ongkos angkut dan barang lebih cepat sampai ke pasar. Ini tentu akan sangat membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.
Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program pembangunan jalan kabupaten/kota yang tertuang dalam sub-kegiatan pembangunan jalan Dinas PUPR Aceh Barat tahun 2025. Pemerintah daerah menargetkan seluruh kecamatan, terutama wilayah pedalaman, mendapatkan akses jalan yang layak demi pemerataan pembangunan.
Beni menambahkan bahwa proyek serupa juga sedang berjalan di beberapa kecamatan lain, sebagai langkah strategis memperkecil kesenjangan infrastruktur antara daerah perkotaan dan pedesaan.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Aceh Barat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” pungkasnya.
Dengan adanya dukungan pendanaan dari DOKA dan pengawasan ketat dari Dinas PUPR, diharapkan ruas jalan Alue Bagok – Alue Batee akan menjadi jalur vital yang memicu pertumbuhan ekonomi baru, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas hidup warga di Kecamatan Arongan Lambalek dan sekitarnya.









Komentar