Sekilas Info

Dinas PUPR Aceh Barat Tambal 189 Titik Jalan Rusak di Jalur SP Kisran–Sawang Teube

ACEH BARAT | BumpNews.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali merealisasikan program perawatan infrastruktur jalan. Kali ini, perbaikan difokuskan pada pengaspalan ulang atau patching di ruas jalan SP Kisran–Sawang Teube.

Perbaikan tersebut menyasar sebanyak 189 titik kerusakan dengan total cakupan area mencapai 2.497,68 meter persegi. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas di jalur tersebut.

Mewakili Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, mengatakan ruas SP Kisran–Sawang Teube merupakan akses vital bagi mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian masyarakat.

“Ruas SP Kisran–Sawang Teube merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Karena itu, ketika terdapat kerusakan di sejumlah titik, kita segera lakukan penanganan melalui patching,” ujar Beni Hardi, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh faktor usia jalan dan tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya lubang, retakan, hingga pengikisan lapisan aspal.

Ia menegaskan, penanganan cepat perlu dilakukan agar kerusakan tidak semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan.

“Total ada 189 titik yang kita tangani dengan luas keseluruhan hampir 2.500 meter persegi. Ini merupakan upaya cepat agar kerusakan tidak semakin parah,” jelasnya.

Beni menjelaskan, metode patching dipilih karena dinilai efektif dan efisien untuk memperbaiki kerusakan pada titik tertentu tanpa harus membongkar seluruh badan jalan. Proses pengerjaan dimulai dari pembersihan area, pemotongan bagian aspal yang rusak, pelapisan aspal baru, hingga tahap pemadatan.

Selain itu, Dinas PUPR Aceh Barat memastikan seluruh pekerjaan diawasi langsung oleh tim teknis guna menjaga kualitas hasil pekerjaan agar sesuai dengan standar yang berlaku.

“Kita tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas. Pengawasan terus dilakukan agar hasil patching ini dapat bertahan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” tambahnya.

Selama proses pengerjaan berlangsung, pihak kontraktor juga memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi pekerjaan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan serta menghindari kemacetan.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas saat melintas di area perbaikan jalan.

Ke depan, program pemeliharaan jalan rusak ini akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Aceh Barat sesuai kondisi di lapangan.

“Pemeliharaan jalan menjadi prioritas kami karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Kami akan terus melakukan penanganan di titik-titik lain sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Beni juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik tersebut, salah satunya dengan memperhatikan tonase kendaraan agar tidak melebihi kapasitas jalan.

“Kesadaran bersama sangat dibutuhkan dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Dengan kondisi jalan yang baik, mobilitas masyarakat akan semakin lancar dan aman,” katanya.

Melalui perbaikan ruas SP Kisran–Sawang Teube ini, roda perekonomian masyarakat, khususnya di sektor perdagangan dan pertanian, diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas PUPR pun menegaskan komitmennya untuk terus membenahi infrastruktur demi menunjang kesejahteraan masyarakat.