Sekilas Info

Tingkatkan Konektivitas Antar Desa, Dinas PUPR Aceh Barat Kebut Pengaspalan Jalan Pulo Teungoh–Jambak–Sikundo

ACEH BARAT | BumpNews.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, khususnya di wilayah pedalaman. Salah satu langkah nyata yang saat ini tengah dilakukan adalah percepatan peningkatan ruas jalan Pulo Teungoh–Jambak–Sikundo yang berada di Kecamatan Pante Ceureumen.

Peningkatan jalan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena jalur itu merupakan akses penting yang menghubungkan sejumlah desa dan digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, mengatakan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan pedalaman.

Menurutnya, proyek peningkatan ruas jalan tersebut dialokasikan dengan anggaran sebesar Rp471.250.000. Saat ini, pihaknya terus memacu proses pengerjaan agar pengaspalan dapat segera selesai dan segera dimanfaatkan masyarakat.

“Kami terus berupaya agar proses pengerjaan berjalan maksimal sehingga jalan tersebut bisa langsung dilakukan pengaspalan. Tujuan utamanya tentu untuk mempermudah akses transportasi warga Pulo Teungoh, Jambak hingga Sikundo agar lebih lancar, aman, dan nyaman saat melintas,” ujar Beni Hardi kepada awak media, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan jalan yang layak sangat penting bagi masyarakat pedalaman karena menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial warga. Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan berlumpur saat musim hujan sering menjadi keluhan masyarakat karena menghambat aktivitas mereka.

Dengan adanya peningkatan dan pengaspalan jalan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah membawa hasil pertanian maupun perkebunan ke pusat pasar. Selain itu, akses anak-anak menuju sekolah dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan juga menjadi lebih cepat dan aman.

Pembangunan jalan ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga mengaku sangat bersyukur karena impian mereka untuk menikmati jalan yang lebih baik akhirnya mulai terwujud, meskipun pengaspalan saat ini masih dilakukan secara bertahap.

Salah seorang warga Desa Jambak, Lainiadi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan Dinas PUPR atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami warga Desa Jambak sangat berterima kasih atas pembangunan jalan ini. Walaupun pengaspalannya baru sekitar 150 meter, kami sudah sangat bahagia karena jalan mulai bagus dan nyaman dilalui. Transportasi jadi lebih mudah dan tentunya sangat berdampak bagi aktivitas sehari-hari maupun ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap pembangunan jalan tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang sehingga seluruh ruas jalan penghubung antar desa dapat teraspal secara menyeluruh.

“Harapan kami ke depan tentu pembangunan ini bisa terus berlanjut dan panjang jalan yang diaspal bisa ditambah lagi. Karena jalan ini sangat penting bagi masyarakat di sini,” tambahnya.

Masyarakat menilai pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan akses yang semakin baik, biaya transportasi dapat ditekan dan distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan pokok masyarakat menjadi lebih lancar.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sendiri terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Diharapkan, dengan rampungnya pengaspalan ruas jalan Pulo Teungoh–Jambak–Sikundo nantinya, konektivitas antar desa di Kecamatan Pante Ceureumen akan semakin meningkat, ketimpangan pembangunan infrastruktur dapat berkurang, serta mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Aceh Barat.