Anggota DPRK Nilai Jumlah Hutang 2025 Subulussalam Tidak Realistis
Subulussalam | BumpNews.ID - Anggota DPRK Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, menilai jumlah hutang Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam tahun anggaran 2025 tidak realistis dan berpotensi merugikan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK).
Menurutnya, hutang Pemko Subulussalam tahun 2025 tercatat sebesar Rp 44.770.936.624.
Sementara itu, anggaran yang tidak terserap atau tidak terealisasi justru jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 109.990.717.854,50.
“Ini sangat disayangkan, karena beberapa kegiatan sudah dilaksanakan tetapi tidak dicairkan. Saat penyampaian review hutang, kegiatan tersebut tidak diakui sebagai hutang dengan alasan ada beberapa kriteria yang tidak terpenuhi,” kata Ardhiyanto.
Ia mencontohkan, di Dinas Satpol PP dan WH terdapat anggaran kegiatan WH dan ketenteraman serta ketertiban umum (Tantribun) sekitar Rp 450 juta yang tidak tertarik dananya pada tahun 2025 dan dalam proses review hutang tidak diakui.
“Kondisi ini sangat merugikan SKPK tersebut. Ini baru satu dinas, belum lagi dinas dan kegiatan lainnya seperti perjalanan dinas yang juga tidak diakui sebagai hutang, padahal kegiatan itu penting dan sudah dilaksanakan. Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujarnya.
Ardhiyanto meminta Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) melakukan telaah kembali terhadap kegiatan-kegiatan yang dinilai wajar dimasukkan dalam daftar hutang agar tidak menimbulkan persoalan baru di internal pemerintahan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan program yang lebih matang agar anggaran yang telah dialokasikan dapat terserap secara optimal dan tidak menyisakan angka besar yang tidak terealisasi.
“Ke depan, perencanaan harus lebih baik. Jangan sampai ratusan miliar dana tidak mampu direalisasikan seperti tahun 2025 ini,” tutupnya.*









Komentar