Sekilas Info

Karhutla di Aceh Barat Tertangani 100 Persen, Total Lahan Terbakar 58,7 Hektare

Seluruh titik kebakaran hutan dan lahan di  Aceh Barat telah tertangani 100 persen.

Aceh Barat | BumpNews.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat memastikan seluruh kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sejak pertengahan Januari 2026 telah berhasil ditangani secara menyeluruh.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Barat, Karhutla tercatat terjadi pada periode 15 Januari hingga 6 Februari 2026.

Kebakaran tersebut tersebar di tujuh kecamatan, mencakup 12 gampong dengan total 13 titik lokasi, serta berdampak pada lahan seluas 58,7 hektare.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan penanganan Karhutla dilakukan secara intensif dan terkoordinasi lintas sektor sejak penetapan status tanggap darurat bencana.

“Seluruh titik kebakaran hutan dan lahan di  Aceh Barat telah tertangani 100 persen. Ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, maupun masyarakat,” ujarnya.

Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 81 Tahun 2026 tertanggal 28 Januari 2026, sebagai dasar percepatan penanganan dan pengendalian kebakaran di lapangan.

Adapun wilayah yang terdampak Karhutla antara lain Gampong Suak Raya seluas 10,5 hektare, Suak Nie 10 hektare, Ujong Beurasok 9,5 hektare, Gampong Peulante 6,2 hektare, Gampong Meunasah Rambot 11,5 hektare, serta sejumlah gampong lainnya dengan luasan yang bervariasi.

BPBD Aceh Barat melibatkan berbagai unsur dalam penanggulangan Karhutla di antaranya Manggala Agni, Kodim 0105/Aceh Barat, Yonif 116 Garda Samudra, Polres Aceh Barat, Tim Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) BNPB, serta dukungan aktif masyarakat.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sejak dini,” pungkasnya.

BPBD Aceh Barat menegaskan pemantauan dan langkah pencegahan akan terus dilakukan guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan