Sambut Hari Santri 2026, LTN-NU Aceh Singkil Gelar Festival Film Antar-Dayah
ACEH SINGKIL — Lembaga Takwil wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) PCNU Aceh Singkil menggelar Festival Film Santri antar-dayah se-Kabupaten Aceh Singkil untuk memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Lomba ini menjadi wadah bagi para santri untuk menyampaikan pesan moderasi beragama, nasionalisme, dan cinta tanah air melalui karya audiovisual.
Ketua LTN-NU Kabupaten Aceh Singkil, Mustafa Naibaho, mengatakan festival tersebut mengusung tema “Moderasi Beragama, Nasionalisme dan Cinta Tanah Air”.
“Petunjuk teknis lomba sudah kami distribusikan kepada dayah atau pondok pesantren untuk dipelajari sebagai pedoman dalam pembuatan film,” kata Mustafa, Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, setiap dayah yang berpartisipasi diminta mengunggah hasil karya film santrinya melalui akun YouTube masing-masing. Selanjutnya, karya-karya tersebut akan dinilai oleh tim juri dari LTN-NU Aceh Singkil.
Pemenang festival rencananya diumumkan pada pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Aceh Singkil yang akan dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Falah Al Zamzamiyah, Gunung Lagan.
Mustafa berharap seluruh dayah dan pondok pesantren di Aceh Singkil dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga kesempatan bagi santri untuk memperkenalkan karya kreatif mereka kepada masyarakat luas.
Selain itu, festival film diharapkan dapat memperkuat narasi positif tentang kehidupan pesantren sekaligus mengangkat nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui film pendek yang autentik dan edukatif.
“Melalui Festival Film Santri ini, kami berharap tumbuh gerakan literasi visual di lingkungan pondok pesantren Aceh Singkil,” ujarnya.*