Hut RI ke 81
Faiza Maulidia, Raih Dua Medali Emas Olimpiade hingga Tingkat Nasional
SINGKIL | BUMPNEWS.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Aceh Singkil. Faiza Maulidia Naiba, siswi kelas VIII SMP Swasta Muhammadiyah Singkil, menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil atas prestasinya di bidang akademik.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan pendidikan dan pentas seni dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kota Singkil, Selasa malam.
Faiza menjadi salah satu dari 49 siswa berprestasi yang menerima penghargaan sekaligus uang pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Penghargaan diserahkan langsung Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Syam’un Nst.
Di balik penghargaan tersebut, terdapat catatan prestasi yang cukup panjang. Faiza berhasil meraih dua medali emas bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam ajang Sigma Science Student Olympiad Indonesia 2.0 tahun 2026, masing-masing pada tingkat provinsi dan nasional.
Prestasi itu menambah deretan capaian akademik yang telah diraih anak pertama pasangan Mustafa Naibaho dan Miftahul Jannah tersebut.
Sejak menempuh pendidikan di MIN 1 Aceh Singkil, Faiza dikenal konsisten dalam bidang akademik. Ia bahkan tercatat kerap meraih juara pertama di kelas sejak duduk di bangku kelas I hingga menyelesaikan pendidikan dasarnya.
Kebiasaan berprestasi tersebut kemudian berlanjut setelah Faiza melanjutkan pendidikan ke SMP Swasta Muhammadiyah Singkil.
Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Faiza terus mengembangkan kemampuannya melalui berbagai ajang olimpiade. Ketekunan belajar dan konsistensinya akhirnya membuahkan hasil dengan torehan dua medali emas pada kompetisi Sigma Science Student Olympiad Indonesia 2.0.
Bagi Faiza, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya.
Prestasi yang diraih Faiza juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah. Konsistensinya sejak tingkat madrasah hingga SMP menunjukkan bahwa prestasi akademik dibangun melalui ketekunan dan kemauan untuk terus belajar.
Kini, Faiza diharapkan mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasinya hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk perguruan tinggi.
Kisah Faiza menjadi salah satu gambaran bahwa siswa dari daerah juga mampu bersaing dan mengukir prestasi hingga tingkat nasional, selama memiliki kemauan, kesempatan, dan dukungan untuk terus berkembang.*









Komentar