Sekilas Info

Eks Karyawan Polisikan Pemilik Salon di Aceh Barat, Begini Kronologinya

Penggalaran Surat Laporan Eks Karyawan Dahlia Treatment ke Polres Aceh Barat. Foto/HO BumpNews.

Ia mengaku keputusan tersebut diambil karena sudah tidak merasa nyaman bekerja akibat tekanan dan beban pekerjaan yang menurutnya cukup berat.

Namun, beberapa hari setelah mengundurkan diri, Nurdeany mengaku didatangi pihak Dahlia Treatment ke rumahnya pada 21 Mei 2026.

Menurutnya, kedatangan tersebut bertujuan menagih sejumlah uang yang disebut sebagai biaya pelatihan (training).

"Saya kaget ketika pihak Dahlia datang ke rumah bersama seorang ibu Persit dan menagih uang tersebut sambil membawa selembar surat yang menurut saya tidak jelas keabsahannya. Di dalamnya tertulis berbagai produk perawatan beserta nominalnya," ujar Nurdeany.

Ia menegaskan tidak pernah merasa memiliki utang kepada pihak salon. Menurut pengakuannya, selama bekerja tidak pernah ada kesepakatan ataupun penjelasan yang mewajibkan dirinya membayar biaya pelatihan apabila mengundurkan diri sebelum masa kontrak berakhir.

Nurdeany mengatakan, pertemuan di rumah tersebut sempat memicu adu argumentasi. Ia mengaku orang tuanya yang sedang sakit ikut terganggu akibat peristiwa tersebut.

"Saya merasa ditekan untuk membayar. Orang tua saya yang sedang sakit juga ikut syok dengan kedatangan mereka," katanya.

Perselisihan tersebut, menurut Nurdeany, kembali berlanjut ketika dirinya didatangi pihak Dahlia Treatment di tempat kerjanya yang baru pada 8 Juli 2026 sekitar pukul 20.17 WIB. Dalam pertemuan itu, kata dia, pihak salon kembali meminta dirinya membayar biaya pelatihan yang sama.

Selanjutnya 1 2 3
Editor: Mansyah Berutu