Sekilas Info

Partai Aceh Perkuat Kapasitas Legislator Lewat Bimtek Se-Aceh di Bireuen

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pimpinan dan anggota DPRA, DPRK, serta kepala daerah yang diusung Partai Aceh. Foto/Dok

Bireuen | BumpNews.ID - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pimpinan dan anggota DPRA, DPRK, serta kepala daerah yang diusung Partai Aceh.

Kegiatan berlangsung di Hotel Fajar, Kabupaten Bireuen, mulai Rabu (15/7/2026) hingga 18 Juli 2026.

Bimtek mengusung tema Seutot Geunareh Endatu, Peu-Tjarong Aneuk Bangsa Aceh. Kegiatan dibuka Ketua Umum DPP Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang diwakili Sekretaris Jenderal Partai Aceh, H. Aiyub Bin Abbas.

Turut hadir Bendahara DPP Partai Aceh yang juga Ketua DPRA, Zulfadhli, Ketua Mu'allimin Tgk. Darwis Jeunieb, unsur Forkopimda Bireuen, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kader Partai Aceh dari berbagai daerah.

Ketua Panitia, Dr. Teuku Rasyidin, mengatakan Bimtek diikuti 115 anggota DPRK, 20 anggota DPRA, serta sejumlah bupati dan wali kota yang diusung Partai Aceh.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas kader yang telah ditetapkan dalam Program Kerja DPP Partai Aceh Tahun 2026," kata Teuku Rasyidin.

Ia menjelaskan, Bimtek bertujuan menyamakan persepsi terhadap arah kebijakan organisasi, memperkuat soliditas dan disiplin kader, serta menyiapkan kader yang profesional dalam menjalankan fungsi politik, pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah akademisi dan pejabat pemerintahan dihadirkan sebagai narasumber. Mereka membahas penguatan fungsi legislasi, penganggaran, tata kelola pemerintahan, hingga kebijakan strategis nasional dan penanganan bencana.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi rapat koordinasi dan evaluasi capaian kerja kader Partai Aceh. Forum ini menjadi wadah memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Bimtek diharapkan mampu meningkatkan kinerja anggota DPRA, DPRK, serta kepala daerah dari Partai Aceh.

Seluruh peserta juga diminta mengikuti rangkaian kegiatan secara disiplin agar hasilnya dapat diterapkan dalam tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.