BPBD Aceh Barat Sosialisasi Bahaya Asap dan Bagikan Masker di Sekolah
ACEH BARAT | BumpNews.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat bergerak cepat merespons memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Senin (19/01), tim BPBD turun langsung ke SD 8 Suakraya untuk memberikan sosialisasi mengenai bahaya kabut asap bagi kesehatan siswa dan tenaga pendidik.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa partikel halus yang terkandung dalam asap karhutla sangat berisiko memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada anak-anak usia sekolah.
“Kabut asap membawa zat berbahaya yang mudah terhirup. Anak-anak merupakan kelompok paling rentan, sehingga perlu langkah perlindungan segera,” ujarnya.
Selain sosialisasi, BPBD juga membagikan ratusan masker medis kepada siswa dan guru sebagai bentuk perlindungan dini. Masker tersebut merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Aceh Barat yang dialokasikan khusus untuk penanganan dampak karhutla.
“Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan mereka tetap terlindungi selama berada di lingkungan sekolah yang terpapar asap,” tambah Teuku Ronald di sela kegiatan.
Melihat kondisi kabut asap yang semakin pekat, BPBD mengambil langkah koordinatif dengan Dinas Pendidikan Aceh Barat. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, BPBD merekomendasikan agar aktivitas belajar mengajar di SD 8 Suakraya diliburkan sementara.
Rekomendasi tersebut berlaku mulai besok hingga kualitas udara dinyatakan membaik dan aman oleh pihak berwenang. Selama masa libur, para siswa diimbau untuk tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD terus memantau perkembangan titik api dan pergerakan asap. Masyarakat juga diminta tetap waspada serta segera melaporkan apabila menemukan titik api baru agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas.









Komentar