Pemerintah Pusat Kucurkan Rp20,8 Miliar Pembangunan Jalan Meureubo–Reudeup, Warga Apresiasi Langkah Nyata Pemerintah
ACEH BARAT | BumpNews.ID– Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp20,8 miliar untuk pembangunan ruas Jalan Meureubo–Reudeup di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan langsung oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh pada tahun ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Dr. Kurdi, memastikan bahwa proyek strategis ini segera dimulai setelah adanya peninjauan bersama Tim BPJN Aceh, anggota DPR RI asal Aceh, Irmawan, serta Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, ke lokasi jalan pada Kamis, 9 Oktober 2025.
“Untuk pembangunan jalan Meureubo–Reudeup, Alhamdulillah tahun ini akan segera dilaksanakan pembangunannya sepanjang 3,7 kilometer dari total usulan 8,41 kilometer. Adapun anggaran yang digelontorkan sebesar Rp20,8 miliar rupiah,” ungkap Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi.
Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut termasuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dengan panjang keseluruhan 12,56 kilometer, di mana 8,41 kilometer masih membutuhkan penanganan. Menurut Kurdi, proyek ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah untuk menunjang swasembada pangan dan memperkuat akses menuju kawasan pertanian.
“Pembangunan ini merupakan respon cepat dari Kementerian PUPR atas surat Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, yang kami layangkan pada Juli lalu. Tahun ini kegiatan peningkatan ruas jalan sepanjang 3,7 km akan dilakukan perkerasan dan pengaspalan, dimulai dari STA nol di Jalan RGM, dengan lebar jalan enam meter serta bahu kiri-kanan masing-masing satu meter,” jelasnya.
Kurdi menambahkan, dari usulan total sebesar Rp39 miliar, pemerintah pusat sementara ini mengalokasikan Rp20,8 miliar untuk tahap pertama. “Pembangunan jalan ini juga akan mendukung koridor jalan Lintas Barat Sumatra – Kilang Padi Primo Tani serta Kawasan Pertanian KP-1 (padi) Meureubo,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga Gampong Reudeup, Hasbi (47), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang selama ini rusak parah dan menyulitkan akses masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan juga kepada Pak Bupati yang sudah memperjuangkan jalan ini. Selama bertahun-tahun kami harus melewati jalan berlubang dan becek, apalagi saat musim hujan. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap hasil pertanian bisa lebih mudah diangkut dan ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujar Hasbi penuh harap.
Dengan terealisasinya pembangunan ruas Jalan Meureubo–Reudeup ini, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah di Aceh Barat semakin lancar, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan perdagangan lokal.