Sekilas Info

Gejolak Politik dan Demo DPR Tekan Rupiah ke Level Rp16.400 per dolar AS

Ilustrasi Gejolak Politik dan Demo DPR Tekan Rupiah ke Level Rp 16.400 per dolar AS. Foto/Net

Jakarta | BumpNews.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Jumat (29/8/2025). Setelah dibuka stagnan, mata uang Garuda langsung masuk ke zona merah akibat tekanan sentimen domestik.

Berdasarkan data pasar spot, rupiah dibuka di level Rp 16.345 per dolar AS, sama dengan posisi penutupan sehari sebelumnya. Namun, pada pukul 09.03 WIB, rupiah sudah melemah 0,12%.

Di kawasan Asia, rupiah tercatat sebagai mata uang dengan kinerja terlemah kedua setelah won Korea Selatan. Sementara di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) tenor satu bulan, rupiah diperdagangkan di Rp 16.374 per dolar AS.

Menurut riset Mega Capital Sekuritas, faktor domestik menjadi beban utama pergerakan rupiah. Situasi sosial politik dalam negeri yang memanas usai rangkaian aksi demonstrasi di Kompleks MPR/DPR/DPD pada 26 dan 28 Agustus disebut menekan kepercayaan pasar.

“Kondisi sosial makin tidak kondusif setelah demonstrasi kemarin dengan konsentrasi massa dan kekacauan sosial terus berlanjut hingga pagi ini di sejumlah titik tertentu. Dalam diskusi kami dengan seorang ahli politik tadi malam, kami melihat potensi ketidakpuasan terhadap kinerja parlemen berkembang menjadi konflik antar kelas,” tulis riset tersebut.

Mega Capital Sekuritas menilai pelaku pasar kemungkinan akan merespons dengan aksi jual, terutama pada aset-aset berisiko. Rupiah diperkirakan masih berpotensi terdepresiasi ke kisaran Rp 16.400–Rp 16.500 per dolar AS.

Jika eskalasi kondisi sosial berlanjut, skenario pelemahan bahkan bisa menuju Rp 16.500–Rp 16.700 per dolar AS.