Sekilas Info

Tgk. Bachtiar Serap Aspirasi Warga

Tgk Bachtiar, Anggota DPRK Aceh Barat Gelar Reses | Ist

Aceh Barat – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat dari Fraksi Partai Aceh, Tgk. Bachtiar, melaksanakan kegiatan Reses di Gampong Paya Luah, Kecamatan Woyla, Jumat (11/07/2025). Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut, Tgk. Bachtiar mendengarkan berbagai keluhan dan harapan masyarakat. Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah kondisi jalan desa yang sejak Indonesia merdeka belum pernah tersentuh aspal.

"Warga menyampaikan bahwa meskipun bupati berganti, dan anggota dewan silih berganti, jalan di desa ini belum juga diperbaiki. Mereka berharap ini bisa menjadi perhatian dan masuk dalam program prioritas pembangunan," ujar Tgk. Bachtiar.

Selain permasalahan infrastruktur jalan, warga juga menyoroti rendahnya serapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan yang beroperasi tidak jauh dari desa mereka. Warga menyayangkan banyaknya pengangguran di Paya Luah meskipun perusahaan berada di "ring satu" atau kawasan terdekat.

"Ini menjadi ironi bagi masyarakat, karena mereka merasa belum mendapatkan manfaat maksimal dari keberadaan perusahaan tersebut. Kita akan mendorong agar perusahaan lebih proaktif dalam menyerap tenaga kerja lokal," tambahnya.

Sebagai bentuk perhatian, dalam kegiatan reses tersebut Tgk. Bachtiar juga menyerahkan bantuan alat pengeras suara (wireless speaker) kepada kelompok Dalail Khairat yang aktif dalam kegiatan keagamaan di desa.

"Alhamdulillah, bantuan ini langsung kita serahkan kepada kelompok Dalail Khairat yang memang membutuhkan alat pengeras suara dalam kegiatan mereka," jelasnya.

Tgk. Bachtiar juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap Paya Luah yang merupakan daerah rawan konflik masa lalu. Menurutnya, imbas konflik masih terasa hingga kini, termasuk dalam sektor ekonomi dan sosial masyarakat.

"Kita berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi dapat lebih memperhatikan desa ini, termasuk dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Paya Luah perlu diprioritaskan dalam pembangunan karena punya beban sejarah yang tidak ringan," pungkas Tgk. Bachtiar.