Aceh Singkil Evaluasi JPT Sebelum Buka Seleksi Jabatan Strategis
Aceh Singkil | BumpNews.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil memastikan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama akan segera dilakukan.
Namun, sebelum itu pemerintah lebih dulu menata struktur birokrasi melalui pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas.
Setelah penataan organisasi selesai, pemerintah akan melaksanakan evaluasi kinerja JPT Pratama. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pelaksanaan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Edi Salman, mengatakan seluruh tahapan disusun sebagai implementasi Sistem Merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN).
"Pengisian jabatan telah disusun secara sistematis. Kami akan memulai dengan pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas, kemudian melakukan evaluasi kinerja JPT Pratama, selanjutnya baru dilaksanakan seleksi terbuka. Seluruh proses dilakukan agar pengisian jabatan berlangsung objektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Edi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).
Menurut Edi, pengisian JPT Pratama tidak bisa dipisahkan dari penataan organisasi secara menyeluruh.
Karena itu, pemerintah daerah terlebih dahulu menyesuaikan struktur organisasi agar pengisian jabatan sesuai kebutuhan instansi.
Ia menjelaskan, evaluasi akan dilakukan terhadap pejabat JPT Pratama yang telah menduduki jabatan lebih dari dua tahun. Hasilnya akan menjadi acuan untuk menentukan jabatan yang akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka.
Tahapan yang telah disiapkan meliputi pelantikan pejabat administrator dan pengawas, evaluasi kinerja JPT Pratama, serta pelaksanaan seleksi terbuka.
Edi menegaskan, seluruh proses tersebut bertujuan memastikan jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kinerja terbaik.
"Kami ingin memastikan setiap jabatan strategis ditempati oleh orang yang tepat. Karena itu seluruh proses harus melalui tahapan yang benar sehingga menghasilkan pejabat yang mampu bekerja secara profesional, mempercepat pelayanan publik, dan mendukung pencapaian program pembangunan daerah," ujarnya.
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mengatakan penguatan birokrasi menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, pengisian jabatan bukan sekadar mengisi kekosongan, tetapi memastikan setiap posisi strategis ditempati ASN yang kompeten dan berintegritas.
"Tujuan akhirnya adalah menghadirkan birokrasi yang profesional serta pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas bagi masyarakat Aceh Singkil," kata Oyon.
Ia menegaskan seluruh proses pengisian jabatan akan dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.









Komentar