Polisi Singkil Selidiki Kebakaran Rumah Diduga Akibat Ledakan Gas
Singkil | BumpNews.ID – Sat Reskrim Polres Aceh Singkil mengolah tempat kejadian perkara kebakaran rumah di Desa Pandan Sari, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Olah TKP dilaksanakan personel Unit Tipidter, tim identifikasi, dan piket Sat Reskrim sekitar pukul 13.00 WIB untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Aceh Singkil, IPDA Azhari Surya, mengatakan bahwa berdasarkan kronologi, kebakaran terjadi kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB dan diawali dengan suara ledakan dari dalam rumah korban.
“Ledakan tersebut memicu kobaran api yang dengan cepat menjalar dari ruang tengah ke bagian depan dan belakang rumah,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/3).
Sekitar pukul 09.30 WIB, seorang saksi mata bernama Poniran melihat asap tebal keluar dari rumah korban. Ia kemudian segera menghubungi perangkat desa dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Kecamatan Gunung Meriah.
Tak lama berselang, sekitar pukul 10.00 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas Damkar bersama personel Polres Aceh Singkil, Polsek Gunung Meriah, serta warga setempat bahu-membahu memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.30 WIB.
Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Zulkifli (52), seorang wiraswasta warga Desa Pandan Sari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni Cahyati (35), ibu rumah tangga, dan Poniran (40), karyawan swasta, yang merupakan warga setempat.
Dari hasil olah TKP sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik di bagian dapur yang kemudian memicu api hingga menyebabkan ledakan tabung gas.
Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua tabung gas yang terbakar serta satu unit meteran listrik dalam kondisi hangus.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.
Azhari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik dan penggunaan gas rumah tangga, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.*









Komentar