Sekilas Info

Dua Jembatan Gantung Lawet–Keutambang Rampung Direhabilitasi, Akses Warga Pedalaman Aceh Barat Kini Lancar

ACEH BARAT | BumpNews.ID – Kabar gembira datang bagi masyarakat pedalaman Kabupaten Aceh Barat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat memastikan pengerjaan rehabilitasi dua jembatan gantung di lintas Lawet–Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, telah selesai 100 persen pada Rabu (4/2/2026).

Rampungnya rehabilitasi dua jembatan gantung ini menjadi angin segar bagi warga setempat. Selama ini, jembatan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah desa dan menjadi akses utama masyarakat menuju pusat kecamatan maupun lahan pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Uctora, ST, menyampaikan bahwa perbaikan jembatan gantung tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman.

“Alhamdulillah, rehabilitasi dua jembatan gantung di lintas Lawet–Keutambang telah selesai. Kami berharap jembatan ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Aceh Barat,” ujar Fadly.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beny Hardi, menjelaskan bahwa proses rehabilitasi dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan keamanan agar jembatan dapat digunakan dengan aman dan tahan lama.

Menurutnya, jembatan gantung tersebut kini sudah jauh lebih kokoh dan aman dilintasi oleh masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua.

Selesainya rehabilitasi jembatan gantung ini diharapkan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, di antaranya:

Memperlancar aktivitas ekonomi, khususnya bagi petani dalam mengangkut hasil panen.

Mempermudah akses pendidikan, sehingga siswa dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman.

Meningkatkan layanan kesehatan, karena warga dapat menuju fasilitas kesehatan dengan lebih cepat.

Menambah keselamatan pengguna, dengan kondisi jembatan yang lebih kokoh dan layak dilalui.

Masyarakat setempat menyambut baik selesainya rehabilitasi jembatan gantung tersebut. Salah seorang warga Keutambang, Ridwan (42), mengaku kini merasa lebih tenang saat melintasi jembatan.

“Dulu kami agak khawatir saat menyeberang karena kondisi jembatan sudah rusak. Sekarang alhamdulillah sudah bagus dan lebih aman, jadi aktivitas kami juga lebih lancar,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Siti Aisyah (35), warga Lawet, yang menilai jembatan gantung tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Jembatan ini penting sekali bagi kami, apalagi untuk ke kebun dan mengantar anak sekolah. Sekarang jalannya sudah lebih mudah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan gantung tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.