Aceh Timur Percepat Pembangunan 2.592 Unit Huntara
Aceh Timur | BumpNews.ID — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana.
Hingga Senin (2/2/2026), progres pembangunan telah mencapai 1.568 unit dari total 2.592 unit yang direncanakan melalui skema insitu dan komunal.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan, percepatan pembangunan Huntara menjadi prioritas utama pemerintah daerah agar masyarakat segera keluar dari kondisi darurat.
“Kami fokus mengejar progres pembangunan Huntara di seluruh wilayah terdampak. Masyarakat harus segera mendapatkan hunian sementara yang aman dan layak,” ujar Al-Farlaky, Selasa (3/2/2026).
Berdasarkan laporan harian, jumlah rumah rusak berat (RB) di Aceh Timur tercatat sebanyak 3.844 unit. Sementara Data Terverifikasi Hunian (DTH) mencapai 432 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 373 unit telah terbit rekening, sedangkan sisanya masih dalam proses validasi.
Pembangunan Huntara dikerjakan oleh 24 vendor melalui dua skema, yakni insitu dan komunal. Progres pembangunan terus dipantau secara berkala.
Untuk skema insitu, sebanyak 198 unit telah selesai 100 persen. Sementara 439 unit berada pada progres di atas 50 persen dan 730 unit masih di bawah 50 persen.
Material bangunan telah tersedia di lokasi untuk 1.225 unit Huntara skema insitu.
Sementara itu, pembangunan Huntara skema komunal telah mencapai 201 unit. Sebanyak 102 unit di antaranya telah rampung sepenuhnya.
Material bangunan tersedia untuk 85 komunal. Pematangan lahan masih berlangsung di Kecamatan Simpang Jernih dan Kecamatan Serba Jadi.
Bupati Al-Farlaky menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengejar target, tetapi juga memastikan kualitas bangunan dan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Secara kumulatif, Kecamatan Pante Bidari menjadi wilayah dengan penerima manfaat terbanyak, yakni 1.541 unit. Disusul Kecamatan Rantau Peureulak, Serba Jadi, dan Simpang Jernih.