Nama Abu Usman Peulanteu Disalahgunakan, Keluarga Besar Angkat Bicara
ACEH BARAT | BumpNews.ID – Keluarga besar sekaligus jamaah Pesantren Abu Usman Peulanteu akhirnya angkat bicara menyikapi maraknya informasi yang beredar di media sosial dan ruang publik terkait silsilah ulama besar Abu Usman Peulanteu.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai upaya menjaga kemurnian sejarah, marwah keluarga, serta warisan spiritual yang telah diwariskan turun-temurun.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis kepada media ini, pihak ahli waris sah menegaskan bahwa sejumlah bagan silsilah, narasi sejarah, hingga klaim garis keturunan yang beredar belakangan ini dinilai tidak memiliki dasar autentik serta tidak pernah diverifikasi oleh keluarga inti Abu Usman Peulanteu.
“Kami menemukan adanya kesalahpahaman bahkan dugaan manipulasi informasi terkait silsilah Abu Usman Peulanteu yang disampaikan tanpa bukti sah, baik secara hukum maupun adat,” demikian pernyataan keluarga dalam rilis resminya.
Keluarga menegaskan, seluruh dokumen, bagan, atau keterangan silsilah yang mengatasnamakan Abu Usman Peulanteu dinyatakan tidak sah apabila tidak melalui proses verifikasi dan tidak ditandatangani oleh perwakilan ahli waris yang telah ditunjuk secara resmi.
Selain itu, pihak keluarga juga menyoroti adanya oknum yang melakukan aktivitas, baik bersifat sosial maupun komersial dengan mengatasnamakan keluarga besar Abu Usman Peulanteu tanpa izin dan tanpa koordinasi dengan ahli waris.
“Tindakan tersebut adalah perbuatan ilegal dan berada di luar tanggung jawab kami sebagai ahli waris sah,” tegas keluarga.
Lebih lanjut, keluarga besar Abu Usman Peulanteu menyatakan bahwa penggunaan nama besar sang ulama secara serampangan tidak hanya mencederai nilai sejarah, tetapi juga berpotensi menyesatkan masyarakat.
Oleh karena itu, pihak keluarga tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum apabila tindakan tersebut terbukti merugikan nama baik dan kehormatan keluarga.
“Kami menghargai kecintaan masyarakat terhadap sosok Abu Usman Peulanteu. Namun, kejujuran sejarah adalah sesuatu yang sakral dan tidak boleh dipermainkan demi kepentingan pribadi atau pengakuan sepihak,” ujar perwakilan resmi ahli waris.
Dari keterangan terpisah Tgk Ahmad Fauzi (Abu Raja) menyampaikan bahwa tidak hanya dalam silsilah keluarga saja yang ikut dicantumkan, diketahui juga Mesjid seribu tiang dan jamaah atau murid dari pada abu tuha peulanteu juga ikut di klaim untuk kepentingan pribadinya.
"Dirinya tidak pernah mondok disini, tidak ada kaitannya dengan keluarga, namun malah mengaku dan mengklaim murid juga keturunan dari Abu Usman Peulanteu," pungkasnya.
Melalui pernyataan ini, keluarga besar Abu Usman Peulanteu juga mengimbau masyarakat, lembaga adat, serta insan pers agar lebih berhati-hati dan kritis dalam menyikapi klaim silsilah yang beredar.
Masyarakat diminta untuk selalu melakukan konfirmasi langsung kepada ahli waris sebelum mempercayai atau mempublikasikan informasi terkait silsilah Abu Usman Peulanteu.
Keluarga juga membuka ruang pelaporan apabila ditemukan adanya penyalahgunaan nama besar sang ulama untuk kepentingan yang meragukan.
Klarifikasi ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual keluarga dalam menjaga kemurnian nasab serta warisan keilmuan Abu Usman Peulanteu agar tetap terjaga hingga generasi mendatang.









Komentar