Sekilas Info

Pasar CPO Naik Tajam, Harga TBS Kelapa Sawit Ikut Terkerek

Ilustrasi. Foto/Int

Aceh Barat | BumpNews.ID – Harga komoditas kelapa sawit dalam beberapa pekan terakhir terus menunjukkan tren penguatan, seiring membaiknya kondisi pasar pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera.

Kondisi ini menjadi kabar menggembirakan bagi para petani sawit yang sebelumnya sempat menghadapi tekanan harga akibat cuaca ekstrem dan gangguan distribusi.

PT Karya Tanah Subur (KTS) sebagai salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit di Aceh Barat misalnya, menetapkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sebesar Rp2.590 per kilogram pada pekan keempat Januari 2026.

Harga tersebut naik Rp20 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka Rp2.570 per kilogram.

“Harga TBS hari ini kami tetapkan Rp2.590 per kilogram. Minggu lalu masih berada di kisaran Rp2.570 per kilogram,” ujar Community Development Officer (CDO) PT KTS, Azra Husaini, kepada BumpNews.ID Selasa (27/1/2026).

Sementara itu, kata Azra harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) juga mengalami peningkatan cukup signifikan, sehingga ikut mempengaruhi kenaikan harga TBS kelapa sawit .

Berdasarkan data terbaru, harga CPO tercatat mencapai Rp14.950 per kilogram, naik Rp600 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level Rp14.300 per kilogram.

Kenaikan tersebut mencerminkan mulai pulih dan stabilnya pasar sawit setelah sebelumnya sempat tertekan oleh cuaca ekstrem serta kendala distribusi.

Mengutip Bloomberg Technoz, harga CPO kembali menguat pada perdagangan terakhir dan mencatatkan kenaikan selama dua hari berturut-turut.

Pada Senin (26/1), kontrak CPO untuk pengiriman April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup pada level MYR 4.247 per ton, atau naik 0,54 persen dibandingkan penutupan akhir pekan lalu.

Capaian ini sekaligus menjadi level tertinggi sejak 30 Oktober tahun sebelumnya, atau dalam hampir tiga bulan terakhir.

Secara akumulatif, selama dua hari perdagangan terakhir, harga CPO telah meningkat sebesar 1,75 persen, menunjukkan tren penguatan yang cukup solid di pasar global.

Editor: Nashar