Aceh Barat Sambut Program Student Exchange Bersama Homestay Association Terengganu Malaysia
Aceh Barat – Setelah melakukan komunikasi intens dalam beberapa bulan terakhir, perwakilan Homestay Association Terengganu Malaysia akhirnya berkunjung ke Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Barat, Rabu (20/8/2025), untuk menggelar pertemuan resmi membahas kerja sama pendidikan dan pariwisata.
Presiden Homestay Association Terengganu sekaligus Pembina Koperatif Homestay Teluk Ketapang, Muhammad Azmi bin Abdul Aziz, mengungkapkan sejumlah program yang akan dilaksanakan tahun ini, salah satunya Islamic Student Exchange Aceh Barat. Melalui program tersebut, pihak Terengganu akan mengirimkan 10 siswa dan 14 pendamping ke Aceh Barat pada 11–14 September 2025.
“Mereka akan mengunjungi Aceh Barat dalam kapasitas sebagai pengunjung untuk melihat lebih dekat potensi pendidikan, sektor pariwisata, dan tempat-tempat bersejarah,” ujar Abah Azmi.
Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan untuk memperkuat hubungan pendidikan sekaligus memperkenalkan geliat pariwisata Aceh Barat di tingkat internasional.
Kepala Kankemenag Aceh Barat, Abrar Zym, menyambut baik rencana tersebut. Ia menyebut, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut kedatangan siswa dan pelancong asal Malaysia. “Program ini sejalan dengan semangat Bupati Aceh Barat yang menjadikan daerah ini sebagai tujuan wisata berbasis syariat Islam,” katanya.
Selama berada di Aceh Barat, rombongan pelajar Malaysia direncanakan menginap di Madrasah Ruhul Qurani dan mengikuti sejumlah kegiatan pembelajaran sesuai agenda yang telah disepakati. Selain itu, panitia juga menyiapkan Malam Pergelaran Titian Muhibah yang akan menampilkan kolaborasi seni budaya antara siswa Malaysia dan siswa Aceh Barat.
Tidak hanya itu, pihak Malaysia juga akan menggelar Seminar Kepariwisataan Syariah pada 13–15 Oktober 2025 di Parkside Hotel Meulaboh. Dalam kegiatan tersebut, sektor pariwisata Terengganu akan mempromosikan destinasi unggulan mereka sekaligus membuka ruang diskusi untuk mengoptimalkan potensi wisata kedua daerah.
Menurut Abah Azmi, Aceh Barat memiliki banyak destinasi menarik yang berpotensi mendunia jika didukung promosi lebih aktif. “InshaAllah, kami dari luar negeri bisa menjadikan Aceh Barat sebagai salah satu destinasi kunjungan,” ujarnya.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kasubag TU Khairul Azhar, Kasie Penmad Suhadi, Kepala MAN 1 Aceh Barat Faisal, Kepala MTsN 3 Aceh Barat Fauzan, Kepala MAS Ruhul Qurani, Kepala MTs HBS Suandi, serta penghubung kegiatan Aduwina Pakeh.









Komentar