Sekilas Info

BKSDA Aceh Pasang Perangkap, Tangkap Buaya di Sungai Meureubo

ACEH BARAT – Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Resort Meulaboh masih terus berupaya mengevakuasi seekor buaya liar yang muncul di sungai Meureubo, Desa Pasie Teungoh, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Aceh, Darwin, S.Hut., M.P., saat dikonfirmasi Bumpnews.id, mengatakan bahwa timnya telah memasang perangkap evakuasi sejak 11 Juli 2025 lalu. Sebelumnya juga tim juga sudah melakukan pemantauan harian di lokasi.

"Tim sudah satu minggu berada di lapangan dan memasang perangkap sejak tanggal 11 Juli. Setiap hari dilakukan pemantauan, namun hingga hari ini buaya tersebut belum berhasil masuk ke perangkap," ungkap Darwin, Kamis (17/7/2025).

Menurutnya, cuaca menjadi faktor utama yang menghambat proses penangkapan. Hujan yang terus-menerus terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan volume air sungai meningkat dan menyulitkan tim dalam proses pelacakan dan penanganan satwa liar tersebut.

"Insyaallah jika tertangkap, buaya tersebut akan segera direlokasi ke tempat yang lebih aman," tambah Darwin.

Kehadiran buaya tersebut meresahkan warga sekitar yang khawatir akan keselamatan mereka, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Upaya evakuasi ini dilakukan menindaklanjuti surat permohonan dari keuchik Desa Pasi Teungoh

Buaya yang dimaksud merupakan jenis buaya muara (Crocodylus porosus), yang berstatus sebagai satwa dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Karena itu, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan prosedur konservasi satwa liar.

Pihak BKSDA juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di sekitar sungai hingga proses penanganan selesai dilakukan.