Sekilas Info

Krisis Solar di Aceh Barat, Petani Terancam Gagal Tanam Padi

ACEH BARAT | BumpNews.ID — Kelangkaan solar yang semakin parah dalam beberapa pekan terakhir membuat para petani di Aceh Barat kian gelisah, terutama di tengah masa tanam padi yang sedang berlangsung. Kondisi ini terungkap saat anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi Partai Aceh, Tgk. Bachtiar, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah persawahan di daerah pemilihannya.

Menurut Tgk. Bachtiar, para petani mengeluh karena kesulitan mendapatkan solar untuk mengoperasikan mesin bajak sawah. Di berbagai SPBU dalam wilayah Aceh Barat, ketersediaan solar disebut sering kosong, menyebabkan aktivitas persawahan terhenti.

“Solar tidak tersedia. Mereka yang mampu terpaksa membeli daxlite dengan harga yang jauh lebih mahal. Namun petani kecil yang tidak memiliki kemampuan ekonomi sama sekali tidak bisa membajak sawah,” ujar Tgk. Bachtiar.

Krisis ini juga berdampak pada sektor hilir pertanian, terutama pabrik penggilingan padi. Banyak masyarakat harus menunggu hingga berminggu-minggu karena pabrik tidak dapat beroperasi tanpa solar.

“Ini sangat meresahkan. Pabrik pun berhenti bekerja karena solar tidak ada. Dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Tgk. Bachtiar mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk segera mencari solusi konkret agar kelangkaan solar tidak semakin menekan petani. Ia menilai situasi ini sangat ironis, mengingat pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto sedang gencar menjalankan program ketahanan pangan nasional.

“Program pangan nasional sedang digencarkan, tapi di lapangan petani justru tidak mendapatkan solar untuk mengoperasikan mesin padi. Pemerintah harus memperhatikan nasib petani Aceh Barat sekarang juga,” tegasnya.

Ia berharap distribusi solar dapat segera dipulihkan agar kegiatan persawahan serta sektor pendukung lainnya kembali berjalan normal, sehingga petani tidak semakin terpuruk di tengah musim tanam.