Sekilas Info

Fraksi Gerindra Usulkan BUMD Aceh Barat Terlibat dalam Usaha Logistik Pelabuhan

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Ahmad Yani

Meulaboh | BumpNews.ID - Fraksi Gerindra DPRK Aceh Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pengembangan usaha logistik dan jasa kepelabuhanan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Usulan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi Gerindra, Ahmad Yani, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Aceh Barat Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRK.

Menurut Ahmad Yani, Aceh Barat memiliki potensi besar di sektor maritim karena tingginya aktivitas pengangkutan batu bara dan lalu lintas kapal di wilayah pesisir.

Ia menilai BUMD tidak seharusnya hanya bergantung pada penyertaan modal daerah, tetapi didorong menjadi badan usaha yang produktif dan mampu memberi kontribusi nyata terhadap PAD.

"Pemerintah daerah perlu mempelajari model pengelolaan usaha kepelabuhanan yang profesional, kemudian menyesuaikannya dengan skala, kewenangan, dan potensi yang dimiliki Aceh Barat," kata Ahmad Yani.

Fraksi Gerindra mengusulkan agar BUMD dapat mengambil peluang usaha di bidang logistik laut, pengelolaan kawasan penunjang pelabuhan, penyediaan air bersih bagi kapal, jasa pengangkutan, serta layanan lain yang berkaitan dengan aktivitas pelabuhan.

Menurutnya, besarnya aktivitas ekonomi di sektor pertambangan dan pelayaran harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat Aceh Barat.

"Jangan sampai batu bara diambil dari bumi Aceh Barat, kapal dan tongkang beraktivitas di wilayah perairan Aceh Barat, tetapi manfaat ekonominya tidak dirasakan secara maksimal oleh daerah," tegasnya.

Editor: Mansyah Berutu