Sekilas Info

Puluhan Pelajar SMKN 1 Gunung Meriah Dilatih Jadi Pemimpin dan Kreator di Era Digital

SINGKIL | BUMPNEWS.ID — Sebanyak 40 siswa dan siswi SMK Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS selama dua hari, Sabtu-Minggu, 5-6 September 2026.

Berbeda dari pembinaan organisasi yang hanya menekankan kemampuan memimpin, LDKS kali ini membawa pesan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Para siswa diajak memahami bahwa kepemimpinan harus dimulai dari kemampuan mengendalikan dan mengembangkan diri, termasuk ketika berhadapan dengan dunia digital.

Mengusung tema “Memimpin Diri, Berdampak di Dunia Digital”, kegiatan tersebut membekali peserta dengan kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, literasi hingga etika bermedia sosial.

Pegiat Literasi, Medsos, dan Desain Grafis, Maimudin Tanjung, mengatakan kepemimpinan pada era digital tidak cukup hanya ditunjukkan melalui jabatan di organisasi.

“Memimpin itu dimulai dari diri sendiri. Bagaimana mengatur waktu, bertanggung jawab terhadap tugas, mengendalikan emosi, berani mengambil keputusan dan mampu menjadi teladan,” kata Maimudin kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, siswa juga perlu memiliki kemampuan memilah informasi di tengah derasnya arus konten digital. Mereka didorong tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi sebelum memeriksa kebenarannya.

Selain menjadi pengguna media sosial yang bijak, para siswa juga diarahkan untuk berani menghasilkan karya.

Maimudin memperkenalkan konsep sederhana kepada peserta, yakni “Belajar → Berkarya → Berbagi → Memimpin.”

Konsep tersebut menekankan bahwa proses kepemimpinan dapat dibangun melalui pengetahuan, karya dan kontribusi positif kepada orang lain.

“Jangan hanya menjadi penonton di dunia digital. Siswa harus mampu menjadi kreator dan menghasilkan karya yang positif,” ujarnya.

Materi yang diberikan juga mencakup pengembangan kreativitas digital, seperti desain grafis, fotografi, videografi dan pembuatan konten media sosial. Para siswa diperkenalkan dengan pentingnya membangun personal branding melalui karakter serta karya, sekaligus memahami etika dan konsekuensi dari jejak digital.

Kepala SMKN 1 Gunung Meriah, Azis Muslim Solih, S.Ag, mengapresiasi pelaksanaan LDKS tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, mental dan rasa percaya diri.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti LDKS tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika siswa menjalankan tugas sebagai pengurus organisasi.

“Pengalaman yang diperoleh selama LDKS diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pengurus organisasi maupun sebagai siswa yang memiliki karakter baik,” katanya.

Sementara itu, Pembina OSIS SMKN 1 Gunung Meriah, Syari’ah, S.Pd, mengatakan seluruh rangkaian LDKS berlangsung lancar dan tertib.

Ia mengapresiasi antusiasme pengurus OSIS baru selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Pengurus OSIS yang baru diharapkan menjadi teladan atau role model bagi seluruh siswa SMKN 1 Gunung Meriah, terutama dalam sikap, kepatuhan terhadap tata tertib dan prestasi,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Waka Kesiswaan SMKN 1 Gunung Meriah, Irwan Dirgantara, S.Pd. Ia mendorong pengurus OSIS baru mampu menerjemahkan pengetahuan yang diperoleh menjadi program nyata di lingkungan sekolah.

Menurutnya, OSIS tidak hanya dituntut menjalankan rutinitas organisasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi, mendorong kedisiplinan siswa dan menciptakan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi sekolah.

“Kepengurusan OSIS yang baru diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang bermanfaat, mendorong kedisiplinan siswa, melahirkan inovasi serta membawa sekolah menuju prestasi yang lebih baik,” katanya.

Sebanyak 40 peserta yang mengikuti LDKS tersebut berasal dari sejumlah kompetensi keahlian dan tingkat kelas di SMKN 1 Gunung Meriah.

Mereka terdiri dari Ade Anjani, Sinar Exlesia Sihite, Putri Anjani Harahap, Uri Muhzahliana, Noniat Zebua, Sindy Wilastri Br Tumangger, Ramotia, Okta Afriani, Rini Afriani, Auliana, Indirawati, Aura Marcelia, Fitri Ana Lestari, Natalia Br Tinambunan, Anggun Natalia Br Berutu, Rahel Trifena Zebua, Rahul, Yusuf Afandi, Ariansyah Putra, M. Ajiat, Fickri Hermansyah, Frenky Eua, Agufta Pradinata Anton, Reno Marihot, Rahman Firdaus, Febri Setiawan, Pandi, Dava Aprian Hasym, M. Fahri, Alif Bukhori Ad'nin, Mhd Jehan Azriel Ketaren, Ilham Pratama, Marvel Kurniawan, Dzakwan Abiyu, Khairul Kasi, Habiburahman Alfa Sani, Reza Ardiansyah, Dzacky Ahmad, Kumaira dan Supriandi.

Melalui LDKS 2026, SMKN 1 Gunung Meriah berupaya menyiapkan pengurus OSIS yang tidak hanya mampu menjalankan organisasi, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas dan kecakapan menghadapi perubahan teknologi.

Sebab, di tengah derasnya arus informasi, pemimpin muda tidak cukup hanya mampu memberi arahan. Mereka juga dituntut mampu memimpin diri, berpikir kritis, menghasilkan karya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.*