1. Peristiwa

Anggota DPRK Aceh Barat Turun Langsung Lakukan Pendinginan Karhutla di Samatiga

Meulaboh | BumpNews.ID –  Anggota DPRK Aceh Barat Fraksi Gerindra Dapil Samatiga Raya, H. T. Helmy P turun langsung melakukan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gampong Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyebar.

Proses pendinginan dilakukan bersama Unsur Muspika Kecamatan Samatiga, personel BPBD Aceh Barat, pemerintah gampong, serta warga setempat.

Pada kesempatan tersebut Helmy turut meninjau area terdampak sekaligus ikut membantu proses pendinginan bersama tim gabungan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kebakaran telah berdampak pada sejumlah lahan milik warga di Gampong Cot Seumeureung dan beberapa gampong di sekitarnya.

Meski sebelumnya api telah berhasil dipadamkan, kondisi lahan gambut yang kering akibat musim kemarau menyebabkan bara api kembali muncul di sejumlah titik sehingga diperlukan upaya pendinginan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menghadapi berbagai kendala, mulai dari kondisi lahan gambut yang mudah terbakar, terbatasnya sumber air akibat saluran yang mengering, hingga minimnya sarana pendukung pemadaman.

Di sela-sela kegiatan, H. T. Helmy mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan.

"Kita harus meningkatkan kerja sama masyarakat, menumbuhkan rasa keprihatinan terhadap kondisi yang terjadi, membangun komunikasi yang berantai agar setiap potensi kebakaran cepat diketahui, serta saling menjaga dan mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," ujar Helmy.

Menurutnya, kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mencegah meluasnya kebakaran, terutama di tengah musim kemarau yang membuat lahan gambut sangat rentan terbakar.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pemerintah gampong, dan masyarakat terus terjalin sehingga upaya penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif sekaligus mencegah terulangnya kebakaran serupa di masa mendatang.

Berita Lainnya