Solidaritas Mahasiswa untuk Negeri, UKMPK UTU Bantu Korban Musibah Kebakaran
LHOKSEUMAWE | BumpNews.ID — Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak musibah kebakaran kembali ditunjukkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Penanggulangan Kebencanaan (UKMPK) Universitas Teuku Umar. Melalui aksi sosial dan penggalangan dana bersama masyarakat Aceh Barat, UKMPK menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Komplek Pardede, Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Pembina UKMPK Universitas Teuku Umar, Pak Irsadi, bersama Koordinator Lapangan, Alasta Sartika Bancin. Sebanyak 40 paket bantuan diserahkan kepada 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari, di antaranya beras 5 kilogram, setengah kardus mi instan, sirup Pinang, roti kelapa, susu SGM +1, serta pakaian layak pakai. Bantuan disalurkan melalui posko utama agar proses pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran.
Pak Irsadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat Aceh Barat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan galang dana tersebut. Ia menilai dukungan dan kepedulian masyarakat menjadi bukti kuatnya rasa solidaritas terhadap sesama, terutama bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat musibah kebakaran.
“Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian korban, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Posko, Melby, turut mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh UKMPK Universitas Teuku Umar dan masyarakat Aceh Barat. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak yang saat ini masih membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat gotong royong antara mahasiswa, masyarakat, serta berbagai elemen yang terlibat dalam membantu korban terdampak musibah di Kampung Jawa Lama.