Sekilas Info

PUPR Usulkan Rekonstruksi Jembatan Gantung Jambak–Canggai, Warga Harap Segera Dibangun Kembali

ACEH BARAT | BumpNews.ID – Akses vital masyarakat di wilayah pedesaan kembali terganggu setelah jembatan gantung penghubung Desa Jambak dan Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat mengalami kerusakan parah akibat banjir hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Jembatan tersebut selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga. Selain digunakan untuk mobilitas sehari-hari, jembatan ini juga menjadi jalur utama bagi petani membawa hasil kebun, anak-anak menuju sekolah, serta warga yang hendak mengakses layanan kesehatan dan pasar.

Akibat kerusakan tersebut, masyarakat kini terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh, bahkan sebagian harus menyeberang dengan cara seadanya yang berisiko, terutama saat debit air meningkat.

Salah seorang warga Desa Jambak, Rahmat (45), mengaku sangat terdampak dengan kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa jembatan itu selama ini menjadi satu-satunya akses tercepat bagi warga.

“Kalau jembatan ini rusak, kami harus memutar cukup jauh. Untuk bawa hasil kebun juga jadi sulit dan butuh waktu lebih lama. Anak-anak sekolah juga jadi terlambat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Siti (38), warga Canggai, yang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan.

“Kami sangat berharap jembatan ini segera dibangun kembali. Ini bukan hanya jalan biasa, tapi akses utama kami untuk hidup sehari-hari,” katanya.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat dengan mengusulkan penanganan berupa rekonstruksi jembatan ke pemerintah pusat.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadli Octora, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan pembangunan kembali jembatan gantung Jambak–Canggai melalui skema pendanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3P) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kerusakan jembatan ini disebabkan oleh banjir hidrometeorologi yang lalu. Saat ini, penanganannya sudah kita usulkan ke BNPB pusat melalui dana Rehab Rekon R3P, bersama dengan sejumlah jembatan rusak lainnya di Aceh Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap usulan tersebut dapat segera disetujui agar proses rekonstruksi bisa dilakukan secepatnya, mengingat pentingnya jembatan tersebut bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan kembali jembatan ini dapat segera direalisasikan, sehingga akses masyarakat kembali normal dan aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi jembatan yang rusak, sembari menunggu tindak lanjut dari proses pengajuan rekonstruksi.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan konektivitas antar desa di wilayah Aceh Barat dapat segera pulih dan kembali mendukung roda kehidupan masyarakat secara optimal.