KMBSA Soroti Penunjukan Anak Gubernur sebagai Komisaris Utama, Nilai Cederai Etika Kepemimpinan
ACEH BARAT | BumpNews.ID – Keputusan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam merombak jajaran komisaris dan direksi PT Pema Global Energi (PGE) menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA), Azhari, menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai langkah penunjukan anak kandung gubernur sebagai Komisaris Utama mencederai nilai etika dan moral dalam kepemimpinan.
“Secara hukum mungkin diperbolehkan, namun secara etika dan moral hal ini patut dipertanyakan. Seorang pemimpin seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat, bukan keluarga,” ujar Azhari.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan dapat dikategorikan sebagai bentuk maladministrasi. Menurutnya, masih banyak putra-putri Aceh yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengelola perusahaan energi daerah tersebut.
“Penunjukan ini berpotensi melukai rasa keadilan masyarakat Aceh. Banyak sumber daya manusia lokal yang lebih layak dan berkompeten untuk mengisi posisi strategis tersebut,” tambahnya.
KMBSA pun mendesak Gubernur Aceh untuk mengevaluasi kembali kebijakan tersebut serta lebih fokus pada upaya membangun kepercayaan publik (trust publik), terutama dalam memperbaiki kondisi Aceh pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.
“Kami berharap Gubernur dapat mengambil langkah bijak dengan meninjau ulang keputusan ini dan lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat luas,” tutup Azhari.