1. Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Tutup Sementara Jalan Manek Roo untuk Rehabilitasi Drainase

ACEH BARAT | BumpNews.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menutup sementara akses utama menuju pusat Kota Meulaboh, tepatnya di Jalan Manek Roo, pada Minggu, 2 November 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan drainase yang mengalami gangguan di kawasan Jalan Bakti Pemuda, sehingga menyebabkan genangan air ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan bahwa penutupan jalur tersebut diperlukan untuk membuka akses baru aliran drainase menuju Jalan Swadaya. Langkah itu diambil setelah beberapa kali hujan lebat mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam banjir dan mengganggu mobilitas warga.

“Pemerintah melakukan pemasangan pipa, crossing, serta Box Precast sebanyak 14 unit yang menghubungkan Jalan Bakti Pemuda menuju Jalan Swadaya dan melintasi Jalan Manek Roo,” ungkap Dr. Kurdi, Minggu (02/11/2025).

Untuk mempercepat proses rehabilitasi drainase, Dinas PUPR menurunkan satu unit alat berat jenis excavator ke lokasi. Alat tersebut digunakan untuk menggali, mengangkat material, serta mempercepat pemasangan komponen drainase agar pekerjaan dapat selesai sesuai target yang direncanakan.

“Perbaikan dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa excavator guna mempercepat pekerjaan di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Kurdi menerangkan bahwa pekerjaan rehabilitasi Jalan Manek Roo – Jalan Swadaya, termasuk pemasangan crossing jalan sepanjang 14 meter, dibiayai melalui anggaran senilai Rp 471.579.700. Selain itu, pemerintah juga menangani saluran drainase di Jalan Bakti Pemuda sepanjang 80 meter untuk memperbaiki sistem pembuangan air hujan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.N, melalui akun Facebook resminya, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penutupan jalan sementara tersebut. Ia menegaskan bahwa pekerjaan ini merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat yang melintasi Jalan Manek Roo,” tulis Bupati Tarmizi dalam unggahannya.

“Hari ini Jalan Manek Roo kami tutup karena sedang ada pengerjaan saluran drainase untuk pengendalian banjir khususnya di Jalan Bakti Pemuda,” tambahnya.

Respons positif datang dari warga Meulaboh. Salah satu warganet, Abi Sultan Mes, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menangani persoalan drainase yang kerap memicu banjir lokal di lingkungan tempat tinggalnya.

“Semoga dengan selesai dibuat di Jalan Manek Roo tersebut, lingkungan IV bisa teratasi air genangan kala hujan deras,” tulisnya pada kolom komentar postingan Bupati Tarmizi.

Namun demikian, proses pengerjaan yang awalnya ditargetkan selesai pada pukul 23.00 WIB mengalami kendala. Dr. Kurdi menyebutkan bahwa saat pengerjaan berlangsung, salah satu pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di lokasi tersebut mengalami kebocoran, sehingga tim harus melakukan penanganan tambahan.

“Kemungkinan target perbaikan selesai akan berubah, dikarenakan dalam pekerjaan drainase terjadi gangguan pada pipa PDAM yang terletak di lokasi yang sama. Penanganan harus dilakukan secara bersamaan dan membutuhkan sedikit waktu tambahan,” pungkasnya.

Dengan adanya pekerjaan rehabilitasi tersebut, pemerintah berharap sistem drainase di wilayah Meulaboh dapat berfungsi lebih baik sehingga mampu mengurangi risiko banjir saat musim hujan. Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar terhadap rekayasa lalu lintas yang diberlakukan hingga pekerjaan selesai.

Berita Lainnya