Sekilas Info

Talud Jembatan Rangka Baja Gaseu-Sipot Segera Direhabilitasi

Talud Jembatan Rangka Baja Gaseu-Siput Segera Direhabilitasi. Foto/Dok

Aceh Barat | BumpNews.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi membuka tender untuk pekerjaan Rehabilitasi talud jembatan rangka baja Gaseu-Sipot yang ambruk beberapa waktu lalu.

Adapun pagu anggaran untuk pekerjaan ini mencapai Rp712,5 juta. Proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Berdasarkan informasi dari Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) tender tersebut diumumkan pada 10 Agustus 2025 dengan metode pascakualifikasi sistem gugur.

Pekerjaan konstruksi ini menggunakan kontrak gabungan lumpsum dan harga satuan, yang berlokasi di Kabupaten Aceh Barat.

Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paket tercatat sebesar Rp712.499.000. Tender ditujukan bagi perusahaan dengan kualifikasi usaha kecil yang memiliki subklasifikasi bidang jasa konstruksi bangunan sipil jembatan, jalan layang, fly over, dan underpass.

Dalam persyaratan, penyedia jasa diwajibkan memiliki pengalaman pekerjaan sejenis dalam kurun waktu empat tahun terakhir, dengan minimal satu kontrak pekerjaan yang selesai.

Selain itu, peserta juga harus memiliki tenaga ahli dan peralatan yang memadai serta menyampaikan dokumen pajak yang masih berlaku. Hingga kini, sebanyak sembilan peserta telah tercatat mengikuti proses kualifikasi tender tersebut.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi mengatakan pelaksanaan proyek ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga lewat pembangunan infrastruktur.

Dikatakannya, selain berpengaruh terhadap konektivitas antar wilayah, infrastruktur jalan dan jembatan  juga mempunyai peran penting terhadap kegiatan distribusi dan logistik yang merupakan urat nadi kehidupan ekonomi.

"Melalui pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan tentu kita harapkan dapat membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan kemajuan daerah," kata Beni Hardi, Rabu (27/8/2025).

Ia menambahkan, dengan rehabilitasinya infrastruktur jembatan (talud jembatan)  tidak hanya berpengaruh terhadap perbaikan infrastruktur di Aceh Barat, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi petani untuk mengakut hasil panen.

"Memudahkan akses transportasi bagi masyarakat terutama petani dalam mengangkut hasil panen," ujar Beni Hardi.

Editor: Mudasir