Raih 38 Mendali, UTU Pertahankan Posisi Kedua Perolehan Sementara POMDA Aceh XIX
ACEH BARAT – Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Aceh XIX yang digelar sejak 11 hingga 18 Juni 2025. Berdasarkan data perolehan medali sementara hingga 15 Juni 2025 pukul 23.59 WIB, UTU menempati peringkat kedua dengan total 38 medali.
Kontingen UTU sukses meraih 6 medali emas, 8 perak, dan 24 perunggu, mengungguli sejumlah perguruan tinggi besar di Aceh. Di posisi pertama ditempati Universitas Syiah Kuala (USK) dengan dominasi perolehan 108 medali (36 emas), disusul UTU, dan Universitas Alwashliyah Darussalam di posisi ketiga dengan 12 medali (6 emas).
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Teuku Umar, sekaligus Ketua Panitia Pelaksana POMDA Aceh XIX, H. Ibrahim Laweung, SKM., M.NSc., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
"Ini adalah bukti nyata dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim UTU. Kami sangat mengapresiasi semangat juang mereka yang luar biasa dalam mengharumkan nama kampus di ajang olahraga tingkat provinsi ini," ujar Ibrahim.
Lebih lanjut, Ibrahim juga menambahkan bahwa pencapaian UTU kali ini bukan hanya soal jumlah medali, tetapi juga merupakan refleksi dari pembinaan mahasiswa dalam bidang non-akademik yang semakin membaik.
"Kami berharap semangat ini dapat terus dipertahankan hingga akhir kompetisi, dan UTU mampu meraih hasil terbaik di POMDA tahun ini," ungkapnya optimis.
POMDA Aceh XIX menjadi ajang strategis untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa sekaligus sebagai wadah pencarian bibit-bibit unggul di bidang olahraga untuk mewakili Aceh ke tingkat nasional.
POMDA XIX Aceh diikuti oleh 38 perguruan tinggi di Aceh, dengan berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk Atletik, Bola Basket, Bola Voli Indoor, Bola Voli Pasir, Bulu Tangkis, Catur, Karate, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Petanque, Renang, Sepak Takraw, Taekwondo, Tarung Derajat, dan Tenis Lapangan.
Perolehan medali masih bisa berubah hingga akhir event pada 18 Juni 2025. Para atlet dan tim masih akan terus berjuang untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen.