Nahkodai FPTI Aceh Barat, Richie Lapupa Fokus Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing
ACEH BARAT | BumpNews.ID – Richie Lapupa terpilih memimpin kepengurusan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Aceh Barat periode 2026–2030. Dalam kepemimpinannya, Richie menargetkan atlet panjat tebing Aceh Barat mampu meraih medali emas pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) mendatang yang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya.
Selain menargetkan prestasi olahraga, kepengurusan FPTI Aceh Barat yang baru juga diharapkan mampu mendorong pembangunan sarana wall climbing atau dinding panjat tebing sebagai fasilitas latihan dan pembinaan atlet di daerah tersebut.
Richie Lapupa mengatakan, keberadaan fasilitas wall climbing sangat penting untuk mendukung peningkatan kemampuan atlet, sekaligus memperkuat proses pembinaan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan sarana tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat, serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora).
“Kami berharap pada kepengurusan periode 2026–2030 ini, FPTI Aceh Barat dapat semakin berkembang, baik dari sisi pembinaan atlet maupun penyediaan sarana latihan. Kami juga mengharapkan adanya kolaborasi dengan pemerintah daerah, KONI, dan Disparpora agar pembangunan wall climbing dapat diwujudkan,” ujar Richie Lapupa.
Ia menegaskan, target meraih medali emas pada PORA di Aceh Jaya menjadi salah satu motivasi bagi kepengurusan baru untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat latihan, serta mempersiapkan atlet agar mampu bersaing dengan daerah lain.
Menurut Richie, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama antara pengurus, pelatih, atlet, klub panjat tebing, dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga panjat tebing di Aceh Barat.
Kegiatan pemilihan dan pembentukan kepengurusan FPTI Aceh Barat tersebut turut dihadiri perwakilan FPTI Provinsi Aceh, KONI Aceh Barat, serta unsur klub panjat tebing dan unit kegiatan mahasiswa (UKM).
Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun organisasi, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta memperluas pembinaan atlet panjat tebing di Kabupaten Aceh Barat.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, FPTI Aceh Barat diharapkan mampu meningkatkan prestasi atlet sekaligus mendorong tersedianya fasilitas latihan yang memadai. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi PORA Aceh Jaya dan mewujudkan target medali emas bagi Kabupaten Aceh Barat.









Komentar