DPRK Minta PUPR Percepat Realisasi Rp4 Miliar untuk Jalan Syekh Hamzah Fansuri–Runding
Subulussalam | BumpNews.ID– Anggota DPRK Kota Subulussalam, Ardhi Yanto Ujung, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam segera merealisasikan program peningkatan ruas Jalan Syekh Hamzah Fansuri menuju Kecamatan Runding.
Desakan itu disampaikan menyusul belum dimulainya pekerjaan, meski anggaran proyek disebut telah tersedia.
Politisi Partai Aceh yang akrab disapa Toto Ujung itu mengatakan, proyek peningkatan jalan tersebut telah dialokasikan melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yang dikelola Pemerintah Kota Subulussalam dengan nilai mencapai Rp4 miliar.
Menurutnya, hingga kini belum terlihat adanya aktivitas pekerjaan di lapangan, padahal waktu terus berjalan dan kondisi jalan dinilai semakin memprihatinkan.
"Anggarannya sudah tersedia. Namun, sampai saat ini kami belum melihat adanya pekerjaan yang dimulai. Padahal masyarakat sangat membutuhkan akses jalan yang layak," katanya, Selasa (4/8/2026).
Ia menilai proyek tersebut perlu segera direalisasikan agar kerusakan jalan tidak semakin parah.
Selain menghambat mobilitas warga, kondisi jalan berlubang juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Kalau terus dibiarkan, kerusakan jalan akan bertambah parah dan tentu dapat mengancam keselamatan para pengendara. Karena itu kami meminta Dinas PUPR segera melaksanakan pekerjaan sesuai rencana," ujarnya.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Subulussalam, Irman Suryadi, memastikan proyek peningkatan ruas Jalan Syekh Hamzah Fansuri menuju Runding tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal.
Irman menjelaskan, berdasarkan tahapan yang telah ditetapkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pekerjaan fisik dijadwalkan mulai pada akhir Agustus 2026.
"Program tersebut sesuai jadwal di LPSE, pelaksanaannya dimulai akhir Agustus 2026," kata Irman saat dikonfirmasi.
Ia juga memastikan seluruh titik jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang akan ditangani sesuai pagu anggaran yang tersedia.
"Jalan yang rusak berlubang dipastikan tertutup semua sesuai anggaran yang ada. Adapun titik nol proyek dimulai dari Kampong Sikalondang menuju Kecamatan Runding," jelasnya