Tim Peneliti BIMA Bahas Mitigasi Bencana di Pelabuhan Teluk Sinabang
Sinabang | BumpNews.ID - Tim Peneliti Program Pendanaan BIMA 2026 menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari penelitian bertajuk Model Integrasi Mitigasi Bencana dalam Eco-Fishing Port di Pelabuhan Perikanan Teluk Sinabang, Aceh.
Kegiatan berlangsung di Aula Pelabuhan Perikanan Teluk Sinabang, Kabupaten Simeulue, Rabu (15/7/2026).
FGD menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk membahas kondisi Pelabuhan Perikanan Teluk Sinabang, tantangan pengelolaan di wilayah rawan bencana, serta peluang penerapan konsep Eco-Fishing Port yang berkelanjutan dan tangguh terhadap bencana.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue, Supriman Juliansyah, Kepala Pelabuhan Perikanan Teluk Sinabang, Petrus Hutauruk, Panglima Laot Simeulue, Nurdin, nelayan, akademisi Politeknik Kepulauan Simeulue, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Tim Peneliti, Setiadi M. Noor, mengatakan penelitian tersebut bertujuan menghasilkan model pengembangan pelabuhan perikanan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di wilayah pesisir.
"Kegiatan ini bertujuan memperoleh masukan, pengalaman, dan rekomendasi dari para pemangku kepentingan terkait kondisi pelabuhan, potensi risiko bencana, upaya mitigasi, serta pengembangan konsep Eco-Fishing Port. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi kebijakan bagi Pemerintah Kabupaten Simeulue," kata Setiadi.
Selama diskusi, peserta menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi infrastruktur pelabuhan, sistem peringatan dini, kesiapsiagaan nelayan, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami.
Kearifan lokal SMONG Simeulue juga menjadi salah satu pembahasan penting. Nilai-nilai tersebut dinilai masih relevan untuk memperkuat upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir.
Melalui FGD ini, tim peneliti berharap dapat menyusun rekomendasi komprehensif sebagai dasar pengembangan model integrasi mitigasi bencana dalam konsep Eco-Fishing Port di Pelabuhan Perikanan Teluk Sinabang.
Model tersebut diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan pengelola pelabuhan dalam meningkatkan keselamatan, keberlanjutan lingkungan, serta daya saing sektor perikanan di Kabupaten Simeulue.
Penelitian ini merupakan bagian dari Program Pendanaan Penelitian BIMA Tahun 2026 yang mendukung pengembangan riset terapan sebagai dasar penyusunan kebijakan berbasis ilmiah di sektor kelautan dan perikanan.