1. Aceh Singkil

Serah Terima Aset Desa Selok Aceh, DPMK Tegaskan Pengelolaan Harus Bebas Nepotisme

SINGKIL | Bumpnews.id – Pergantian kepemimpinan di Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil, menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan serah terima aset desa dari pemerintahan sebelumnya kepada kepala desa definitif yang baru.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Selok Aceh, Rabu, dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Aceh Singkil Riky Yodiska, S.STP, Camat Singkil Khairuddin, SE, dan Babinsa Koramil 02 Singkil Sugianto Selasa (23/6/2026).

Serah terima aset dilakukan secara simbolis oleh Meli Risma Wati, mewakili mantan Kepala Desa Darmi, kepada Kepala Desa definitif Syafran.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPMK Aceh Singkil Riky Yodiska menegaskan bahwa pengelolaan aset desa harus berpedoman pada aturan yang berlaku dan tidak boleh dipengaruhi oleh faktor kedekatan keluarga maupun kepentingan pribadi.

“Desa wajib berpedoman pada Permendagri Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa,” kata Riky.

Ia juga mengingatkan agar kepala desa berhati-hati dalam menunjuk petugas pengelola aset maupun perangkat desa.

“Penunjukan petugas harus berdasarkan kompetensi dan kemampuan teknis. Jangan sampai pengangkatan dilakukan hanya karena hubungan kekerabatan atau keluarga dekat,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Singkil Khairuddin menyoroti pentingnya penyelesaian tanggung jawab administrasi dan keuangan desa oleh kepala desa yang telah mengakhiri masa jabatannya.

Menurutnya, saat ini Kejaksaan Negeri Aceh Singkil tengah mendorong penyelesaian berbagai persoalan administrasi, termasuk kewajiban perpajakan desa.

“Pekan lalu saya bersama para kepala desa telah melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan. Saya berharap seluruh aparatur desa mematuhi regulasi agar terhindar dari persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Di sisi lain, Babinsa Koramil 02 Singkil Sugianto mengajak pemerintah desa untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang dinilai mulai memudar di tengah masyarakat.

“Kebersamaan dan gotong royong adalah fondasi ketahanan masyarakat desa. Nilai-nilai ini perlu terus dijaga dan diperkuat,” katanya.

Menutup kegiatan tersebut, Kepala Desa Selok Aceh Syafran menyatakan komitmennya untuk menjaga dan mempertanggung jawabkan seluruh aset yang telah diserahterimakan.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh aset yang tercatat dalam Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), termasuk mengecek kondisi fisik aset yang ada.

“Apa yang diserahkan hari ini akan kami pertanggungjawabkan sepenuhnya. Jika ditemukan aset yang rusak, akan segera kami lakukan perbaikan demi kepentingan masyarakat,” ujar Syafran.

Dengan rampungnya proses serah terima aset tersebut, Pemerintah Desa Selok Aceh diharapkan dapat memasuki babak baru pemerintahan desa yang lebih tertib administrasi, patuh terhadap regulasi, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.*

Berita Lainnya