1. Nagan Raya

Gelembung Gas Muncul di Nagan Raya Pascabanjir, Begini Penjelasan BPMA

Kepala BPMA Nasri Djalal (kiri) melakukan uji awal untuk mengecek kandungan semburan gas yang ditemukan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya pascabanjir, Rabu (7/1/2026). / BPMA

Nagan Raya | BumpNews.ID – Fenomena kemunculan gelembung gas di Dusun Pulo Raya, Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, mendapat perhatian serius dari Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Lembaga tersebut memastikan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, gas yang muncul tidak membahayakan warga.

BPMA menyebut gelembung gas tersebut muncul di area bekas endapan lumpur akibat banjir. Pemeriksaan lapangan yang dilakukan oleh tim teknis menunjukkan tidak ditemukannya kandungan gas beracun yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Pejabat Bidang Keteknikan Geologi dan Geofisika BPMA, Brianto Adhie Setya W, menjelaskan bahwa gas tersebut tidak mengandung hidrogen sulfida (H₂S) maupun karbon monoksida (CO). Selain itu, tekanan gas yang keluar dari permukaan tanah juga tergolong rendah.

“Dari aspek keselamatan, gas ini relatif aman karena tidak mengandung H₂S dan CO. Tekanannya kecil. Selama tidak ada pemicu, gas ini tidak berbahaya,” kata Brianto, Kamis (8/1/2026).

Meski bersifat aman secara sementara, BPMA tetap menilai perlu adanya pengujian lanjutan. Pengambilan sampel gas direncanakan untuk memastikan secara pasti jenis dan kandungan gas melalui uji laboratorium.

BPMA juga mendorong dilakukannya kajian mendalam terkait sebaran gas serta karakteristik sumbernya, termasuk ketebalan dan kedalaman lapisan asal gas. Kajian ini akan menjadi dasar untuk menilai apakah gas tersebut memiliki potensi pemanfaatan di masa mendatang.

“Tanpa kajian itu, potensi ekonominya belum bisa ditentukan,” jelas Brianto.

Sambil menunggu hasil penelitian lanjutan, BPMA meminta agar titik-titik keluarnya gas diberi tanda dan tidak digunakan untuk aktivitas berisiko.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran di sekitar lokasi kemunculan gas karena dapat memicu bahaya.

Kepala BPMA Nasri menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik menyikapi fenomena tersebut. Berdasarkan data teknis yang ada, gas tersebut tidak menimbulkan ancaman selama tidak ada faktor pemicu.

“Meski demikian, kami berharap agar masyarakat tetap waspada,” ujar Nasri.

Berita Lainnya